Berita

Oknum OKP Halangi Wartawan Usai Penggeledahan di Kantor Gubsu

MINGGU, 12 JULI 2015 | 11:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Salah seorang oknum organisasi kepemudaan (OKP) menghalangi wartawan saat akan mewancarai Kabiro Keuangan Pemprov Sumut Ahmad Fuad Lubis saat turun usai mengikuti penggeledahan yang dilakukan KPK di ruangannya dini hari tadi (Minggu, 12/7).

Akibatnya, keributan terjadi antara wartawan dan OKP yang diduga memback-up Fuad tersebut.

"Woi, apa maksud kau menghalangi kami. Siapa kau. Pegawai Pemrovsu kau rupanya," teriak wartawan, seperti dilansir MedanBagus.Com (Grup RMOL).


Keributan terus terjadi hingga OKP tersebut masuk ke dalam mobil Fortuner 958 M yang diparkir di halaman kantor Gubernur Sumatera Utara.

"Woi apa maksud kau menghalangi wartawan. Ayo semua tangkap dia. Pak polisi, mana pak polisi. Orang ini  provokator. Mabuk dia, mulutnya aja bau minuman," kata para wartawan yang terus mendesak oknum OKP tersebut.

Keributan terhenti setelah seorang polisi mencoba melerai. Akhirnya OKP tersebut memasuki mobilnya dan pergi meninggalkan kantor Gubsu.

Sementara itu, penyidik KPK juga meninggalkan kantor Gubsu usai melakukan penggeledahan dengan menggunakan empat mobil yaitu BK 1871 JP, BK 742 EL, 1928 QY dan 1741 ZK.

Penyidik KPK juga terlihat membawa beberapa berkas yang dimasukkan ke dalam tas. Penggeledahan yang dilakukan di kantor Gubsu dilakukan selama 3,5 jam.

Penggeledahan ini untuk mencari alat bukti lain  terkait penangkapan tiga hakim PTUN, seorang pengacara dan seorang panitera dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada pada Kamis sebelumnya. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya