Berita

zulkifli hasan/net

Ketua MPR Buka Munas XXIX PII

SENIN, 04 MEI 2015 | 18:42 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebanyak 500 kader Pelajar Islam Indonesia (PII) yang datang dari 24 provinsi dan 245 kabupaten/kota berduyun-duyun ke Medan. Di ibukota Provinsi Sumatera Utara itu, mereka mengikuti Musyawarah Nasional (Munas), 4-9 Mei 2015.

Dalam pembukaan Munas, 4 Mei, di Asrama Haji Medan, acara dimeriahkan dengan kirab marching band dan ribuan pelajar. Menurut Ketua Panitia Munas, Sofian, acara yang digelar di Medan merupakan momentum yang bersejarah bagi PII. Dengan momentum ini diharapkan ada terobosan yang monomental.

Ketua Umum PB PII, Randi Muchariman, menuturkan, sejak tahun 2013, PII menghendaki bangsa ini memiliki hari pelajar. PII mengusulkan tanggal 4 Mei sebagai hari pelajar nasional.  "Mengapa kita tak memiliki hari pelajar?," tanya Randi,
"Padahal kita layak memiliki hari pelajar nasional," imbuhnya.

"Padahal kita layak memiliki hari pelajar nasional," imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut Randi juga menyatakan bahwa PII telah mendeklarasikan gerakan anti narkoba. Apa yang dilakukan PII itu sebagai salah satu bentuk bahwa organisasi ini merupakan salah satu rantai perjuangan ummat.

Ketua alumni PII, Soetrisno Bachir, dalam kesempatan itu menuturkan, sekarang banyak kader PII yang duduk dalam jabatan strategis bangsa. Ini bisa terjadi karena PII sudah berdiri sejak tahun 1947.

"PII adalah bagian dari sejarah bangsa," ujarnya.

Menurut Soetrisno, sekarang PII berada dalam masa transisi, transisi untuk bangkit kembali. Dalam masa transisi ini, Soetrisno mengharap agar PII mencari kiat agar bisa menarik kader dari banyak pelajar. Akibat banyaknya pelajar yang tak aktif di organisasi membuat bangsa ini dalam keadaan darurat narkoba.

"Untuk itu kita perlu menyelamatkan pelajar dari narkoba," ujarnya.

Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, dalam sambutan mengatakan bangsa ini bisa menjadi besar bila pelajarnya dinamis dan progresif. Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Gatot pun mengucapkan terima kasih kepada kader PII yang telah menyumbangkan tenaga dan pikirannya pada bangsa dan negara.

Menyandang gelar pelajar menurut Gatot merupakan sebuah kehormatan. "Dulu saat perang kemerdekaan ada tentara pelajar," ulasnya.
 
Dalam acara itu Gatot berharap agar Munas bisa menjadi ajang konsolidasi bagi PII.

"Yakinlah bila masa muda diisi kegiatan positif itu merupakan investasi," tegasnya.

Ketua MPR Zulkifli Hasan yang juga sebagai kader PII, menyatakan dalam sambutannya bahwa umat Islam harus menjadi contoh dan model bagi ummat yang lain Ia yakin sebagai manusia yang diberi tubuh sempurna, anak-anak muda bisa optimal dan maksimal.

"Mari kita belajar sungguh-sungguh," ujarnya. "Kalau belajar sungguh-sungguh maka cita-cita kita akan tercapai," tegasnya.[wid]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya