Berita

indroyono soesilo/net

Nusantara

Menko Maritim Dukung Belitung Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata

SENIN, 16 MARET 2015 | 15:57 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Menko Kemaritiman, Indroyono Soesilo, menyampaikan bahwa Pulau Belitung akan mendapat tambahan tenaga listrik 32 MW untuk mendukung perkembangan pariwisata di wilayahnya.

Janji itu disampaikan Indroyono ketika berada di Belitung dalam rangka menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-III Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA-ITB), Sabtu (14/3). Dikatakan Menko, uji coba penambahan listrik berkapasitas 2x16 MW sudah dilakukan, dan diharapkan dalam dua bulan sudah bisa beroperasi.

Pembenahan infrastruktur lainnya adalah pembenahan di Bandara H.A.S Hanandjoeddin, di mana saat ini panjang landasan pacu (runway) Bandara yang berlokasi di Tanjung Pandan, Belitung, ini hanya 2.225 meter.


"Rencananya, akan diperpanjang menjadi 2.550 meter. Tahun ini tambah 100 meter, sisanya tahun depan," kata Menko Indroyono.

Menko Maritim didampingi Menteri Pariwisata, Arief Yahya; Gubernur Babel dan Bupati Beltim beserta rombongan menuju Taman Wisata Laskar Pelangi Gantung, Belitung Timur. Di kawasan ini akan dibangun kawasan sinergi antara pusat hiburan, ruang konvensi, dan hotel.

Menko Indroyono berharap Belitung dapat menjadi salah satu icon poros maritim dunia dengan segala kesiapan infrastrukturnya.

Dalam arahannya, Menko Indroyono menyampaikan, guna mendukung Belitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata, Belitung tidak boleh hanya menjual wisata alam.

"Jadi yang dijual bukan hanya pemandangan alamnya saja, tapi olah otaknya harus dijual. Karena itu, salah satu kekayaan dari Belitung dan Beltim adalah situs-situs bersejarah yang harus digali," ujarnya.

Menko Indroyono juga mengusulkan agar harta karun dari laut atau dikenal juga dengan Benda Berharga Asal Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) dijadikan "cagar budaya". Kementeriannya akan mengkoordinasikan ide itu dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

"Agar dibuat museum yang lebih bagus dengan konstruksi bahari, isi museum tersebut akan disupport Kemenko Kemaritiman," tegasnya. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya