Berita

KNPI/NET

KONGRES KNPI

Bupati Jayapura Restui Ahmad Sahroni

RABU, 25 FEBRUARI 2015 | 17:44 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Kompetisi politik untuk menduduki jabatan ketua umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) makin hangat di tengah kongres yang digelar di Jayapura, Papua.

Kabar Walikota Jayapura mendukung salah seorang calon Ketum asal Papua tidak dipusingkan calon Ketum asal Jakarta, Ahmad Sahroni atau Roni. Setelah kemarin beberapa tetua suku di Papua mendukung Roni, hari ini Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, menyatakan dukungannya untuk si "anak Priok".

Menurut Mathius, dukungan seorang walikota kepada putra daerah Papua yang mencalonkan diri jadi ketua umum KNPI adalah hal wajar. Namun demikian, ia sendiri memastikan dukungan penuh bagi Roni.


"Kalau saya mendukung Sahroni, karena punya hubungan lain dan sudah berjalan lama. Jadi wajar saja," ungkap Mathius yang juga politisi Nasdem dalam keterangan persnya, Rabu (25/2).

Mathius malah berharap ada putra daerah Papua yang dirangkul bila Anggota Komisi XI DPR tersebut terpilih memimpin KNPI.

"Ini momentum sejarah baru. Pelaksanaan kongres bagi kami suatu hal yang besar. Kongres ini juga momentum setelah Papua tidak dimasukkan dalam satuan komunitas anak daerah bagian Timur Indonesia," jelasnya.

Ia juga menilai sosok Sahroni merupakan sosok yang komunikatif dan telah mendapat penilaian bagus dari masyarakat adat Papua.

Sementara itu dukungan resmi dari OKP terus bergulir. Ketua Umum FKPPI, Hans Havlino Silalahi, memastikan pihaknya telah melobi OKP-OKP untuk mendukung Ahmad Sahroni.

"Kamu melihat kenyataan saja. Ini bukan hanya kepentingan pribadi tapi juga organisasi. Harus ada pola ukur, ukuran-ukuran untuk membuat KNPI jadi baik, kuat dan memberdayakan OKP dan Roni mampu untuk itu," ujar Hans.

Soal peluang suara dukungan ke Roni, Hans memastikan sudah 60 sampai 70 persen dari seluruh pemegang suara. [ysa]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya