Berita

ahmad sahroni/net

Politik

KONGRES KNPI

Roni Umbar Janji Membawa KNPI Go International

RABU, 25 FEBRUARI 2015 | 00:34 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Di tengah suasana Kongres ke-XIV di Kota Jayapura, Provinsi Papua, beberapa tokoh dan sesepuh suku di Papua memberikan sinyal dukungan terhadap calon ketua umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Ahmad Sahroni.

Para tetua suku tersebut melakukan pertemuan dengan politisi Nasdem yang biasa disapa Roni itu. Mereka membicarakan kemajuan Papua dan persoalan yang hingga kini masih ada di bumi cenderawasih.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Sahroni mengungkap mimpinya mengajak seluruh komponen bersilaturahmi dan mengkondisikan masing-masing wilayah mewakili pemuda di Papua jika ia terpilih menjadi Ketua Umum KNPI.


"Ini bagaimana kita memimpin KNPI dengan memiliki integritas dan kemandirian yang lebih hebat," ungkap Roni di sela-sela pembukaan Kongres KNPI XIV, di Jayapura, Papua, seperti tertera dalam rilisnya.

Bagi Roni, Papua bukan provinsi yang tertinggal. Papua sudah maju dan sedang berjalan.

"Dengan dibangunnya semangat kepemudaan yang terkordinasi dan terarah dengan baik, maka dalam beberapa tahun ke depan Papua lebih hebat,"jelasnya.

Sebagai anggota DPR di Komisi XI, Roni mendukung format pembangunan Provinsi Papua. Contohnya, pembangunan perlintasan kereta api.

"Memang saat ini dana Papua tidak cukup, tapi dapat diupayakan ke depannya. Anggaran masing-masing daerah, terutama Papua bisa ditambah," ujarnya.

Menyinggung soal pencalonan dirinya, Roni meminta kader KNPI untuk tidak membeli kucing dalam karung. Setelah dipercaya menjadi seorang wakil rakyat, ia sangat ingin memberikan sumbangsih bagi nadi kepemudaan di Indonesia.

Ia pun berjanji, jika diberikan amanah oleh peserta kongres, akan menjadikan KNPI sebagai organisasi pemuda Indonesia yang go international.

Ditanya soal kansnya, ia mengaku punya keyakinan yang cukup. Sedikitnya 90 OKP dan sejumlah DPD KNPI menyatakan dukungan kepada dirinya.

Ia juga mengimbau enam calon ketua umum bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan Kongres KNPI di Papua. [ald] 

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya