Berita

Politik

Semakin Jelas Polri Kerja untuk Mega?

JUMAT, 23 JANUARI 2015 | 14:36 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

. Reputasi Indonesia sebagai negara hukum semakin hancur akibat penangkapan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto (BW), oleh Bareskrim Polri.

BW ditangkap dalam dugaan kasus mobilisasi keterangan palsu dalam sengketa Pilkada tahun 2010. Namun, hal tersebut tetap saja sangat erat kaitannya dengan manuver politik PDI Perjuangan, partai yang sangat getol mengajukan Komjen Budi Gunawan untuk menduduki posisi Kapolri.
 
"Elemen masyarakat menilai penangkapan Bambang Widjojanto oleh Polri adalah upaya pelemahan KPK dan semakin memperjelas slogan Polri yakni 'Kerja Kerja Kerja' untuk Megawati. Jika terus dibiarkan, hukum Indonesia akan hancur," kata Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman, dalam keterangan persnya, Jumat (23/1).


Jajat yakin, akar permasalahan Polri VS KPK adalah manuver dan hasrat mengamankan kekuasaan yang didalangi oleh PDIP.

Menurut dia, tidak heran bila akhirnya Polri dan KPK saling serang satu sama lain, karena ketidakberdayaan Presiden Joko Widodo sebagai petugas partai untuk menolak keinginan Megawati dalam menetapkan mantan ajudannya (Budi Gunawan) menjadi Kapolri.

"Sampai hari ini pun terlihat jelas bahwa Jokowi tidak dapat berbuat apa-apa untuk menanggulangi polemik yang sedang terjadi. Saat ini kita seperti tidak punya presiden," lontar Jajat. [ald]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

UPDATE

Harga Minyak Dunia Merangkak Naik ke 93 Dolar AS

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:17

TransNusa dan Tourism Malaysia Ajak Media Eksplorasi Penang, Perlis hingga Langkawi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:57

Rupiah Perpanjang Tren Positif di Jumat Pagi

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:51

Strategi Mendapatkan Libur Panjang Saat Peringatan Maulid Nabi 2026

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:46

OTT Rektor Unsoed, KPK Tangkap 14 Orang dan Amankan Uang Ratusan Juta

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:35

IHSG Naik ke 6.526,30, Saham Mayoritas Menguat

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:20

Salah Paham tentang Kembali ke UUD 1945

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:06

Kebutuhan Pangan Pengungsi NTT Dipastikan Terpenuhi, Stok Beras 39 Ribu Ton

Jumat, 21 Agustus 2026 | 09:00

Bursa Asia Merah Tergusur Sentimen Wall Street

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:58

Terjaring OTT KPK, Rektor Unsoed Diduga Terkait Korupsi PMB

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:49

Selengkapnya