Berita

Politik

Mantan Wakapolri Kecam Tuduhan Irjen Budi Waseso

SABTU, 17 JANUARI 2015 | 12:26 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Mantan Wakil Kepala Polri, Komjen (Purn) Oegroseno, mengecam pernyataan Kepala Sekolah dan Staf Pimpinan Polri (Kasespim) Polri Irjen Budi Waseso yang ditugaskan menjadi Kepala Bareskrim pengganti Komjen Suhardi Alius.

Kemarin, saat dihubungi sebuah media, Budi Waseso menyatakan siap menerima amanah tersebut. Namun tidak ada itu saja, ia juga mengatakan bahwa pengkhianat tidak boleh ada di lingkungan Polri.

Memang tidak jelas siapa yang dimaksudnya sebagai pengkhianat, namun publik menangkap orang yang dia tuding adalah Komjen Suhardi Alius. Rumor beredar menyebut Suhardi sebagai orang yang membocorkan informasi kejahatan korupsi calon Kapolri, Komjen Budi Gunawan, ke KPK.


Setelah tahu dirinya akan dimutasi ke Lemhanas, Suhardi Alius menegaskan dirinya hanyalah korban fitnah.

Komjen (Purn) Oegroseno geleng-geleng kepala melihat tingkah para juniornya yang serampangan menyebut pengkhianat.

"Belum dilantik sudah bikin statement akan habisi semua pengkhianat. Apa-apaan ini? Di polisi tidak ada pengkhianat. Kalau ada pengkhianat, ya kita khianati saja," ujar Oegroseno dalam diskusi "Kali ini tidak 86" yang disiarkan oleh radio smartfm, Sabtu pagi (17/1).

Oegro meminta semua pihak mendengarkan pernyataan Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Ronnie F. Sompie, yang mengedepankan asas praduga tak bersalah.

"Saya hormati perntaan Pak Ronnie. Kalau bersalah ya diperiksa Propam dulu lah, jangan dibunuh karakternya begitu," tegas mantan Kadiv Propam ini.

Menurut dia, kalau Suhardi Alius dianggap memiliki kedekatan dengan KPK dan PPATK, maka itu adalah hal yang sangat wajar karena posisinya sebagai Kepala Bareskrim.

"Kalau Baresrkim dengan KPK memang ada hubungan kerja memang kenapa?" tekan dia lagi.

Dia meminta Plt Kapolri, Komjen Badrodin Haiti, memanggil Irjen Budi Waseso dan mengingatkannya untuk tidak sembarangan bicara.

"Harus stop bicara. 'Mataharinya' adalah Pak Badrodin sekarang, jangan bikin 'lampu petromak' sendiri," kecam Oegroseno. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya