Berita

ziad abu ein/net

Dunia

Ribuan Orang Iringi Pemakaman Menteri yang Mati Dicekik Polisi Israel

JUMAT, 12 DESEMBER 2014 | 05:05 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ribuan pelayat menghadiri pemakaman kenegaraan Palestina untuk menteri Ziad Abu Ein yang meninggal dunia setelah dicekik anggota kepolisian Israel kala ia terlibat dalam protes massa di Tepi Barat, pada Rabu (10/12).

Reuters menggambarkan peti mati Ziad Abu Ein (55) terbungkus bendera Palestina, diusung pasukan berseragam militer di sepanjang karpet merah di kompleks kepresidenan, Kota Ramallah. Peti mati kemudian dibawa ke pemakaman diiringi kerumunan ribuan orang. Pemakaman dilakukan pada sore yang sejuk nan cerah.

Reuters melaporkan, kematian Abu Ein terjadi di tengah unjuk rasa yang dilakukannya bersama dengan sekitar 100 aktivis Palestina di pos pemeriksaan Israel. Mereka menentang pemukiman Yahudi di wilayah yang diduduki Israel dengan cara aksi damai.


Dalam aksi unjuk rasa tersebut ada sekitar 30 tentara dan polisi perbatasan Israel yang berupaya menghalau massa dengan melepaskan gas air mata. Di tengah aksi, tiba-tiba seorang polisi perbatasan Israel mencengkeram leher Abu Ein dan menariknya dengan satu tangan. Abu Ein sendiri, menurut video rekaman yang dimiliki Reuters, tidak terlihat melakukan perlawanan ketika lehenya dicekik.

Tak lama setelah setelah cengkraman itu dilepaskan, Abu Ein terjatuh ke tanah sambil memegang bagian dadanya. Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak berhasil diselamatkan. Sesaat sebelum kematiannya, Abu Ein dikabarkan sempat berbicara kepada wartawan televisi dengan suara yang serak dan napas yang sesak.

Kematiannya menimbulkan ketegangan baru antara Israel dan Palestina setelah berbulan-bulan pecah kerusuhan dan kekerasan di Yerusalem, Tel Aviv dan Tepi Barat yang diduduki Israel.

Baik Palestina maupun Israel mengatakan, Abu Ein meninggal karena penyumbatan koroner. Namun dokter Palestina mengatakan pendarahan akibat cidera, sedangkan dokter Israel mengatakan penyumbatan disebabkan oleh stres.

Seorang pejabat senior Palestina, Hussein al-Sheikh, mengatakan sebelumnya bahwa Abu Ein meninggal karena diserang, terlalu banyak menghirup gas air mata dan lamban dalam mendapatkan penanganan medis.

Warga Palestina yang menghadiri pemakaman mengungkapkan kekesalannya atas kejadian menyedihkan itu.

"Ini adalah tindak pidana," kata Samir Tamim, seorang pedagang yang menghadiri pemakaman.

Seolah ingin mencegah ketegangan yang menyusul, Menteri Pertahanan Israel, Moshe Yaalon, mengatakan bahwa ia menyesali kematian Abu Ein.

Abu Ein sendiri pernah dijatuhi hukuman seumur hidup di penjara Israel atas pemboman di tahun 1979 yang menewaskan dua pemuda Israel. Tetapi ia dilepaskan lewat pertukaran tahanan pada tahun 1985. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya