Berita

Jessica

Blitz

Jessica Didepak Dari SNSD?

RABU, 01 OKTOBER 2014 | 09:24 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Heboh isu dari jagat hiburan K-Pop. Jessica disebut-sebut dike­luarkan dari Girls’ Genera­tion (SNSD) oleh pihak mana­jemen yang menaungi girl band tersebut, SM Entertaintment. Sebelumnya, Jessica mencuit pada account Weibo-nya bahwa dirinya telah dikeluarkan dari SNSD. Rumor ini semakin kuat tatkala hanya ada delapan personel Girls’ Generation, minus Jessica, di Bandara Inter­nasional Incheon, kemarin pagi untuk acara jumpa fans di Cina.

“Aku begitu antusias dengan acara jumpa fan mendatang, dan aku sangat terkejut ketika peru­sahaan dan kedelapan rekanku mengabarkan, terhitung mulai hari ini, aku bukan lagi anggota mereka. Prioritasku adalah Girls’ Generation. Namun, tanpa alasan yang jelas, aku dipaksa keluar,” cuit Jessica.

Belum diketahui pasti apakah posting-an itu dibuat oleh Jessica sendiri atau hanya per­buatan orang tidak bertanggung jawab yang telah membajak akun miliknya. Para SONE, fans SNSD menyangsikan bahwa Jes­sica keluar atau didepak pak­sa. Pasalnya, personel yang di­juluki The Ice Princess ini memiliki kualitas vokal yang bagus, sehingga ia kerap diandalkan sebagai main vocal atau lead vocal saat menyanyi.


Namun menurut SM, tidak benar jika Jessica telah dike­luar­kan. Yang sebenarnya ter­jadi, Jessica tengah mene­kuni bisnis fashion dan ingin lebih berfokus ke sana.

Pada 6 Agustus lalu, Jessica me­­rilis merek miliknya, BLANC. Jessica mengalami dilema antara harus memilih SNSD atau berbisnis. Dan akhirnya, gadis bernama asli Jung Soo-yeon ini memilih untuk berfokus pada bisnis fashion. Manajemen sebenar­nya sudah mengetahui keputu­san yang diambil oleh Jessica itu dan tengah berencana mem­buat pengumuman terkait dengan hal tersebut. Namun, belum semua­nya rampung, kakak dari Krystal f(x) ini keburu mem-posting cuitan. Alhasil SNSD hanya tampil dengan delapan personel yakni Taeyeon, Tiffany, Soo­yoong, Seohyun, YoonA, Hae­yeon, Sunny dan Yuri. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya