Berita

Cindy Crawford

Blitz

Cindy Crawford, Takut Racun, Keluarkan Anak Dari Sekolah

SENIN, 25 AGUSTUS 2014 | 09:37 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ancaman kesehatan tengah jadi perhatian orangtua murid di Amerika Serikat, khususnya yang anak-anaknya bersekolah di kawasan Malibu, California. Para orangtua itu khawatir anak mereka terkena kanker karena ada racun kimia yang terkandung di infrastruktur sekolah. Salah satu orangtua yang khawatir, yaitu supermodel Cindy Crawford.

Dalam tayangan Today, kepada sang pembawa acara Maria Shriver, Crawford mengatakan, dia sudah mengeluarkan dua anaknya dari tempat mereka bersekolah, yaitu di Malibu High School. Dia melakukan tindakan tersebut karena kesehatan dua buah hatinya terancam.

“Aku melihat lagi ke 10 tahun lalu. Bagaimana jika anakku terkena penyakit? Bagaimana aku bisa menjalani hidupku, jika aku tahu ada risiko tersebut dan aku masih menyekolahkan mereka di sana,” kata bintang film Fair Game ini.


Berdasarkan hasil pemeriksaan, pada gedung bangunan sekolah tersebut ditemukan adanya racun kimia yang disebut polychlorinated atau PCB. PCB ini ditemukan di dempul jendela yang ada di ruangan kelas. PCB merupakan zat kimia berbahaya yang sudah dilarang beredar sejak 1976. Racun tersebut bisa menyebabkan penyakit kanker dan menurunkan sistem imun serta reproduksi.

Dua anak Crawford yang bersekolah di Malibu High School adalah Presley (15) dan Kaia (13). Rencananya pihak sekolah akan membersihkan semua jendela dari dempul yang mengandung racun berbahaya tersebut.

“Aku tidak merasa 100 persen aman. Kecuali mereka melakukan pengecekan setiap hari. Tapi bagaimana aku bisa tahu kalau pengecekan setiap hari itu aman untuk anak-anakku,” tutup istri pengusaha Rande Gerber itu. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya