Berita

Jackie Chan dan Jaycee Chan

Blitz

Jackie Chan, Gara-gara Pesta Narkoba Anaknya Ditangkap Polisi

RABU, 20 AGUSTUS 2014 | 09:32 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Anak dari aktor legendaris Hong Kong, Jackie Chan, ditahan atas tuduhan terkait narkoba pada Kamis, 14 Agustus 2014, di Beijing, Cina. Namun, polisi baru merilis laporan ini, Senin malam lalu.

Mangutip laporan Associated Press, kemarin, Jaycee Chan (32) ditangkap bersama dengan bintang film Taiwan, Kai Ko (23) dan dua orang lain.

Keempatnya dinyatakan positif menggunakan ganja. Mereka pun telah mengakui perbuatannya. Polisi juga menyita 100 gram ganja dari penggerebekan di rumah Chan ini.


Chan dituduh menampung pengguna narkoba, tindak pidana yang membawa hukuman maksimal tiga tahun penjara. Sedangkan dua orang lainnya ditahan dalam kasus yang sama dan juga dituduh menjual obat-obatan. Adapun Ko dituduh atas konsumsi obat.

Berbagai pihak menyatakan keprihatinan atas penangkapan ini. Pasalnya, kedua orang tersebut dikenal sebagai selebriti yang berkaitan dengan program anti-narkoba pemerintah Cina.

Jackie Chan merupakan duta anti-narkoba Cina pada 2009, sedangkan Ko juga merupakan bagian dari kampanye anti-narkoba dua tahun lalu.

Penangkapan ini menambah daftar selebriti Cina yang terjerat narkoba. Beberapa selebriti telah ditahan atas tuduhan narkoba setelah Juni lalu. Presiden Xi Jinping pun telah meluncurkan program penumpasan narkoba. Di Beijing saja, lebih dari 7.800 orang telah ditangkap dalam tindakan keras.

Penggunaan narkoba ilegal telah menggelembung di Cina dalam beberapa dekade terakhir, setelah hampir diberantas pasca-revolusi komunis 1949. Narkotik mulai muncul kembali dengan melonggarkan kontrol sosial di akhir 1980-an. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya