Berita

Kelly Tandiono

Blitz

Kelly Tandiono, Stress, ML Sama 3 Lelaki

MINGGU, 10 AGUSTUS 2014 | 09:33 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sosok Kelly Tandiono yang glamour dan iconic sudah populer di dunia model catwalk. Belakangan wajah gadis berzodiak Scorpio ini mulai menghiasi beberapa film Indonesia seperti The ABC‘s of Death dan Street Society. Belum cukup, Kelly berakting sebagai anggota parlemen yang terlibat kasus korupsi dalam film terbaru Lola Amaria, Negeri Tanpa Telinga.

Film ini sangat menantang untuk Kelly. Terutama dalam scene beradegan ranjang dengan banyak lelaki. Kesannya hanya satu, stress.

“Sebenarnya saya stress harus ML (bercinta) sama tiga laki-laki. Ini harus siap mental, I’m an actress, jadi harus melakukan secara total,” ucap Kelly.


Model langganan desainer ternama Tanah Air ini terlebih dulu melakukan observasi, terlebih soal ekspresi wajah dan gestur tubuh, agar terlihat seperti betul-betul sedang bersetubuh dengan lawan mainnya.

“Research-nya itu kan banyak film Barat, saya lihat dari situ. Namanya kalau ML itu kan alami, semua orang pasti pernah merasakan, research-nya itu lihat TV,” jelasnya.

Saat mendalami peran sebagai politikus, salah satu riset yang dilakukan Kelly adalah mengamati bahasa tubuh dan gerakan dari Hillary Clinton dan Megawati Soekarnoputri. Ia juga banyak berlatih saat reading dengan Ray Sahetapy yang menjadi lawan mainnya.

“Saya nggak pernah sekolah akting jadi reading dan latihan berguna banget. Untuk sekolah akting masih susah jadwalnya karena banyak bentrok. Tapi sekarang saya pengen fokus di akting,” tutur Kelly.

Sang sutradara, Lola pun memuji penampilan Kelly meski dara bertinggi 176 cm ini belum mengenyam pendidikan akting sebelumnya 

“Kelly bermain sangat bagus sebagai rising star dan penghayatannya OK. Saling OK-nya saya sempat khawatir dengan sensor,” ceplosnya. 

Lola pun menginginkan film ini bukan film yang sembarangan.

“Saya pengen film ini menjadi arsip bagi negeri ini, bukan film barang dagangan, tapi harapan saya film itu nggak dimakan waktu” pungkasnya. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya