Berita

Vina Panduwinata

Blitz

Vina Panduwinata, Shock, Keponakan Korban MH17

SABTU, 19 JULI 2014 | 09:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Duka atas jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina juga sampai di Indonesia. Saat ini sedih dirasakan diva Vina Panduwinata. Sebab, dua keponakannya, Shaka Tamaputra Panduwinata dan Miguel Gyasi Panduwinata adalah penumpang pesawat naas yang ditembak roket anti pesawat itu.

“Benar ada dua keponakan Mama Ina dalam pesawat itu. Mereka keponakan mama Ina dari adiknya yang paling bungsu, adiknya mama Ina dari Belanda. Yang satu usianya 19 tahun, yang satu aku juga masih belum jelas berapa usianya,” ungkap Inne, manajer Vina saat dihubungi, kemarin.

“Mereka sudah seperti anak kandung mama Ina sendiri.”


Mengetahui kerabatnya ada menjadi korban, pelantun hit Burung Camar itu langsung shock.

“Sampai sekarang mama Ina belum bisa memberikan keterangan apapun karena keluarga masih shock semua. Nanti kalau sudah tenang mama Ina pasti akan bicara,” lanjutnya.

Shaka dan Miguel merupakan anak pertama dan ketiga dari Jani Panduwinata dan Shamira. Jani sendiri merupakan bungsu dari kakak beradik Panduwinata yang berjumlah sepuluh bersaudara.

Jani tinggal di Jakarta bersama anak bungsunya, sementara Shamira tinggal di Den Haag, Belanda, menemani tiga anak mereka yang lain, yaitu Shaka, Miguel dan Mikha, yang menimba ilmu di sana sejak empat tahun lalu.

Keduanya menaiki pesawat dengan rute Amsterdam-Kuala Lumpur itu untuk berlibur Lebaran di Indonesia. “Dari Belanda mau liburan ke Bali dan ke Jakarta juga bertemu dengan keluarga,” jelasnya.

Sebelumnya, Boyke Panduwinata, salah satu kakak Vina, mengatakan bahwa ia kali pertama mengetahui kabar mengenai jatuhnya pesawat MH17 itu dari siaran berita televisi.

“Saya tahu dari TV, ada kejadian itu. Saya juga tahu, ada dua keponakan saya itu, Shaka dan Miquel, sedang terbang dengan Malaysia Airlines dari Amsterdan ke Kuala Lumpur,” kata Boyke.

Boyke dan Jani mendapat kepastian bahwa Shaka dan Miguel memang menumpang MH17 dari pihak kerabat mereka di Belanda dan dari pihak Malaysia Airlines.

“Saya telepon ke Belanda. Seorang kakak ipar dari pihak Jani mengatakan memang Shaka dan Miguel naik pesawat itu. Dia yang mengantar Shaka dan Miguel ke bandara (Schiphol),” terang Boyke.

“Saya juga meminta bantuan pihak kantor saya untuk menelepon pihak Malaysia Airlines di Kuala Lumpur dan Amsterdam untuk memastikan bahwa keponakan-keponakan saya itu memang naik pesawat itu dan pihak Malaysia Airlines mengatakan bahwa mereka memang naik pesawat itu,” kata Boyke lagi. ***

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Pakistan Siap Jadi Tuan Rumah Putaran Baru Perundingan Iran-AS

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:13

Rayakan Persib Juara, Replika Maung Raksasa Bomber Guncang Asia Afrika

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:06

Iran Tempuh Jalur Damai dengan Kekuatan dan Diplomasi Bermartabat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:02

Rudi Hartono: Blackout Sumatera Momentum Evaluasi Jaringan dan Mitigasi

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30

Ekonomi Syariah Harus Perkuat Perlindungan Sosial Masyarakat

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:02

Kualitas Konsumsi Jemaah Haji Harus Dijaga Meski Dapur Berjarak 12 Km

Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00

Trump: Kesepakatan Damai Iran Hampir Rampung, Selat Hormuz Segera Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:49

Pertamina Trans Kontinental Optimalkan Layanan Maritim Lewat Kerja Sama STS Proyek FAME

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:47

Menkop Sindir Organisasi yang Hanya Sibuk Seremonial

Minggu, 24 Mei 2026 | 14:30

Selengkapnya