Berita

rachmat yasin/net

Hukum

Status Hukum Rachmat Yasin Segera Ditetapkan

KAMIS, 08 MEI 2014 | 14:13 WIB | LAPORAN:

Setelah ditangkap kemarin malam, Bupati Bogor, Rachmat Yasin, sampai saat ini masih diperiksa intensif oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, menyatakan, pihaknya juga akan melakukan gelar perkara alias ekspose untuk menentukan status hukum Yasin dan beberapa orang lain yang ikut diamankan.

"Proses pemeriksaan sudah hampir selesai dan kemudian akan dilakukan ekspose lebih dulu sebelum menentukan statusnya," kata Bambang saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (8/5).


Sampai memasuki pukul 14.00 WIB, KPK belum menentukan status hukum Yasin.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah memasang garis pembatas KPK atau KPK Line di sejumlah tempat yang terkait dengan operasi penangkapan kemarin. Salah satunya, Kantor Bupati Bogor.

KPK menangkap Yasin di Perumahan Yasmin, Bogor, pada Rabu malam (7/5). Selain Yasin, KPK juga menciduk anak buahnya yaitu Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Bogor Muhammad Zairin. Selain mereka, turut juga pihak swasta bernama Franciskus Xaverius Yohan.

Dalam operasi tangkap tangan itu, petugas KPK menyita uang yang nilainya diperkirakan mencapai miliaran rupiah.  

Diduga, Yasin dan dua orang yang tertangkap tangan KPK itu terlibat transaksi serah terima uang berkaitan dengan izin rancangan umum tata ruang (RURT) di kawasan Bogor-Puncak-Cianjur. [ald]

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya