Berita

ilustrasi/net

Hukum

Bareskrim Tangkap Pembobol Bank Rp 21 Miliar

KAMIS, 08 MEI 2014 | 13:45 WIB | LAPORAN:

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus, Bareskrim Mabes Polri berhasil membongkar dan menahan seorang pelaku pembobolan salah satu bank swasta nasional, hingga Rp 21 miliar, bernama Didi Himawan.

Direktur Eksus, Bareskrim Mabes Polri Brigjen Arief Sulistiyanto menyatakan, modus yang dilakukan Didi yaitu menarik uang dari sebuah anjungan tunai mandiri (ATM) di Kota Solo, melebihi saldo yang dimilikinya. Usut punya usut pada tanggal 10 April 2014, secara kebetulan terjadi kerusakan teknis dalam ATM tersebut. Diketahui, mesin saat upgrading software atau sistem ATM-nya, terjadi perubahan install, sehingga nasabah dapat menarik tanpa batas.

Didi yang saat itu melakukan transaksi di ATM tersebut berhasil menggasak Rp 21 miliar dalam tempo sehari. Padahal, Atm yang dimiliki Didi atas namanya hanya Rp 100 ribu, Atm atas nama istrinya Rp 23 ribu.


"Ada 7 nasabah yang sudah dimintai keterangan. 1 orang dijadikan tersangka karena melakukan penarikan di luar batas saldonya, secara sengaja. 6 lainnya terindikasi tidak sengaja. 1 dari 6 orang itu istri Didi," ungkap Arief di Bareskrim Mabes Polri, Kamis (8/5).

Arief menjelaskan, saat diselidiki di tempat Didi (bekas apotik), ditemukan barang bukti elektronik data capture (EDC), atau mesin gesek kartu kredit dan debit berbagai bank. Selain itu, ditemukan 255 kartu kredit.

"EDC digunakan untuk menyetor uang hasil transaksi keberbagai bank lainnya. Rupanya pihak bank juga mencurigai transaksi setoran itu karena di luar batas ketentuan. Dan bank-bank itu berinisitif untuk memblokir," terang Arief.

Arief menambahkan, penyidik masih mendalami pelaku lain yang terlibat dalam kasus tersebut. Lantaran, install software dilakukan oleh vendor bukan bank terkait. "Ada 3 hal yang diselidiki apakah Didi coba-coba, apakah Didi tahu dari orang lain dan Didi punya EDC ini buat apa," pungkasnya.

Didi terancam UU ITE, Pencucian uang dan Perbankan. Sementara itu, dana yang berhasil dibobol Didi sudah berhasil diamankan Bareskrim. [rus]

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Kekuasaan Otoriter Hanya Melahirkan Kekacauan dan Masa Depan Gelap

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:10

Mafia BBM Pantura Harus Disikat Habis Demi Selamatkan Hak Nelayan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:05

Kementan Jangan Sampai Kecolongan El Nino Gagalkan Target Swasembada Pangan

Minggu, 19 Juli 2026 | 12:02

Kepala Daerah Tergoda Korupsi Demi Balik Modal Ongkos Pilkada Selangit

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

Budaya Olah dan Pilah Sampah Harus Dimulai sejak Usia Dini

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:55

MUI Ungkap Jejak Seabad Solidaritas Bangsa Indonesia untuk Palestina

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:45

Indonesia Tangkap dan Deportasi Aktivis Palestina ke Siprus

Minggu, 19 Juli 2026 | 11:01

AS Serang Iran usai Dua Tentaranya Tewas di Yordania

Minggu, 19 Juli 2026 | 10:40

Israel Larang Azan Subuh di Masjid Bethlehem Tepi Barat

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:47

Serangan Iran Rusak Fasilitas Migas Kuwait, Bandara Sempat Ditutup

Minggu, 19 Juli 2026 | 09:13

Selengkapnya