Berita

sri mulyani/ist

Politik

CENTURYGATE

Apa Bedanya Sri Mulyani dengan Jenderal Polisi?

SENIN, 11 MARET 2013 | 18:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Jika KPK betul-betul melaksanakan niatnya memeriksa mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani, di Amerika Serikat, maka lembaga itu diskriminatif.

Demikian dikatakan anggota Tim Pengawas (Timwas) Kasus Bank Century di DPR, Ahmad Yani, kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/3).

"Komjen Nanan Sukarna (Wakapolri) dipanggil KPK, dan kabarnya Kapolri (Jenderal Timur Pradopo) juga akan dipanggil KPK. Lalu apa bedanya Sri (Mulyani) dengan Wakapolri dan Kapolri?" gugat Yani.


Menurut politisi PPP ini, dalam aturan yang ada memang dibolehkan pemeriksaan terhadap pejabat negara seperti Kapolri, Wakapolri atau anggota DPR, dilakukan di kantor pejabat terkait.

Karena itu, Yani mengingatkan kembali agar tidak ada perbedaan perlakuan oleh KPK terhadap warga negara. Apalagi, pemeriksaan Sri Mulyani di luar negeri pasti memakan banyak uang negara.

"Kalau terjadi, ini pengeculian namanya," ungkap anggota Komisi III DPR ini.

Yani menyarankan, KPK seharusnya tetap memeriksa Sri Mulyani di Tanah Air. Sampai tiga kali panggilan itu tidak dipenuhi, KPK baru menjemput mantan Menteri Keuangan itu ke Indonesia. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Forum Lintas-Generasi Ketuk Pintu KWI Serukan Kebangkitan Moral Bangsa

Rabu, 15 April 2026 | 22:14

Gaduh Motor Listrik, Muncul Desakan Copot Kepala BGN

Rabu, 15 April 2026 | 21:53

BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah dalam 5 Dekade

Rabu, 15 April 2026 | 21:34

Dipimpin Ketum Peradi Profesional, Yuhelson Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Rabu, 15 April 2026 | 21:03

Terbongkar, Bisnis Whip Pink Ilegal Raup Omzet hingga Rp7,1 Miliar

Rabu, 15 April 2026 | 20:51

Pakar dan Praktisi Kupas Tata Kelola Intelijen di Tengah Geopolitik Global

Rabu, 15 April 2026 | 20:42

2,1 Juta Peserta BPJS PBI Kembali Aktif

Rabu, 15 April 2026 | 20:30

Revisi UU Pemilu Bukan Cuma Ambang Batas

Rabu, 15 April 2026 | 20:10

Sejarah Panjang Trem Jakarta dari Masa ke Masa

Rabu, 15 April 2026 | 20:05

Film The Legend of Aang: The Last Airbender Diduga Bocor di X Jelang Tayang Oktober 2026

Rabu, 15 April 2026 | 19:45

Selengkapnya