Berita

ist

Politik

Yeni Wahid Akui PKBIB Tak Berduit

SENIN, 07 JANUARI 2013 | 17:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB) sudah menyampaikan surat nota keberatan kepada Komisi Pemilihan Umum Provinsi tempat PKBIB dinyatakan tidak lolos verifikasi faktual.

"Di provinsi massa kami banyak. Kami juga lolos verifikasi. Kami sudah menyatakan nota keberatan," ujar Ketua Umum (PKBIB), Yenni Wahid kepada wartawan di Gedung KPU jalan Imam Bonjol, Senin (7/1).

"Kalau tidak lolos, bagaimana mungkin kami punya basis massa besar," tambahnya.


Putri Presiden ke IV Abdurrahman Wahid ini heran kalau dinyatakan tidak lolos menjadi peserta pemilu 2014, karena partainya memiliki massa yang banyak.

"Partai yang berbasis maasa tapi susah, kami akui partai kami tidak punya uang," sindir Yenny.

Terkait 10 parpol yang disebut-sebut lolos verifikasi faktual, maka hal itu bisa diterima selama verifikasinya dilakukan dengan prosedur yang benar. Namun, dia mengatakan jangan sampai penetapan 10 partai itu diwarnai kegaduhan.

"Kalau memang lolos, jangan sampai ada konflik dan mereka benar-benar harus layak lolos," pungkasnya. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya