Berita

Politik

Ngeri, Massa Parpol Ancam Bakar Gedung KPU

SENIN, 07 JANUARI 2013 | 13:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Jumlah massa parpol calon peserta pemilu 2014 yang sudah berkumpul di depan gedung Komisi Pemilihan Umum, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, saat ini diperkirakan telah mencapai lebih dari 1.000 orang.

Mereka mayoritas berasal dari parpol-parpol yang disebut-sebut tidak akan lolos verifikasi faktual seperti PDP, PKBIB, Partai Kongres, PKNU dan PKPI.

Massa mengibarkan bendera di bawah hujan yang sudah mulai turun, terlihat juga dua peti mati diboyong ke lembaga penyelenggaran pemilu yang dipimpin Husni Kamil Manik ini.


Secara tegas dapat diambil benang merah sikap massa dari berbagai parpol itu adalah menolak hasil verifikasi faktual KPU jika hanya meloloskan 10 parpol.

"KPU jangan main mata dengan parpol Senayan," ujar seorang orator dengan pengeras suara.

Massa aksi mengancam akan memasuki gedung KPU untuk mendengarkan langsung rapat pleno terbuka terkait rekapitulasi hasil verifikasi faktual.

"Kalau tidak boleh masuk, kita akan robohkan dan kita bakar Gedung KPU," ungkapnya.

Sementara dari tatib KPU, dalam rapat nanti hanya dua orang perwakilan dari masing-masing partai yang diperkenankan masuk ke ruang rapat.

"Sampai saat ini, baru 20 partai yang sudah hadir," ucap petugas di kantor KPU, Haryo Suseno. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya