Berita

jokowi/ist

Alih-alih Dapat Jawaban dari Jokowi, Dompet dan Ponsel Wartawan Raib Dicopet

MINGGU, 06 JANUARI 2013 | 21:22 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjadi menjadi magnet bagi warga untuk sekadar bersalaman atau bagi wartawan untuk wawancara,  tak ayal keberadaannya ke suatu tempat selalu disesaki oleh warga dan pewarta. Kondisi berdesak-desakan ini ternyata juga dimanfaatkan oleh para pencopet untuk melancarkan aksinya ditengah kerumunan.

Demikian gambaran yang terjadi saat Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tiba pukul 19.45 WIB, di Galeri Cipta II Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta Pusat, Minggu (6/7), untuk menghadiri Perayaan Natal 2012 PDI Perjuangan bertema "Allah Telah Mengasihi Kita".

Insiden pencopetan ini berawal saat kerumunan wartawan hendak mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Jokowi berjalan menuju tempat acara itu diselenggarakan. Alih-alih mendapatkan jawaban dari Jokowi, para wartawan justru dikejutkan oleh teriakan "copet". Sontak keadaan pun berubah menjadi kacau dan gaduh.


Pencopet tersebut kedapatan tengah merogoh dompet berwarna putih yang berada di dalam tas milik reporter program Was-Was, Eki. Beruntung dengan sigap satgas PDIP dan satpam TIM berhasil meringkus dua pencopet tersebut. Keduanya lantas digiring ke pos keamanan terdekat di kawasan TIM.

Usut punya usut ternyata tidak hanya Eki yang mengalami kecopetan, kameramen Trans TV Ari Prabowo juga turut kehilangan smartphone Blackberry jenis Gemini dan wartawan Warta Kota Leonardo Arifin kehilangan dompetnya.

Sayangnya, hanya dompet Eki saja yang masih tersimpan oleh pencopet tersebut, sedangkan ponsel milik Ari dan dompet Leo telah raib entah kemana.

"Barang enggak ada lagi. Inikan pasti banyak copetnnya, mungkin sudah dibawa sama temannya. Ikhlas aja udah gimana lagi, udah susah," seloroh Ari dengan nada pasrah.

Kini, kedua pencopet sudah diamankan pihak Polsek Menteng Jakarta Pusat untuk dimintai lebih lanjut keterangannya.[ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya