Berita

Politik

Pemilu 2014 Diramaikan 10 Parpol

MINGGU, 06 JANUARI 2013 | 17:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Komite Pemilih Indonesia memperkirakan Pemilu 2014 bakal diikuti 10 partai politik dari 16 parpol yang lolos tahap verifikasi administratif yang dilakukan KPU beberapa waktu lalu.

Perkiran itu didapat dari kajian Komite Pemilih Indonesia atas data yang diimput tim di lapangan, data KPU, data Bawaslu Provinsi serta data partai politik.

"Pemilu mendatang diikuti sembilan partai di parlemen dan satu partai baru, Partai Nasdem," ujar Koordinator Komite Pemilih Indonesia, Jeirry Sumampow dalam jumpa pers tentang Hasil Verifikasi Parpol di Kedai Tjikini, Menteng, Jakarta, Minggu (6/1).


Enam parpol yang menurut mereka tidak lolos verifikasi faktual di tingkat provinsi adalah Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), Partai Kesatuan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB), Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN), dan Partai Persatuan Nasional (PPN).

Komite Pemilihan Indonesia menyatakan 18 parpol yang yang diusulkan DKPP diikutsertakan dalam verifikasi faktual seluruhnya tidak lolos. Ke 18 parpol tidak lolos verifikasi faktual di tingkat provinsi.

"Dari lima provinsi di data kami, 18 parpol itu tidak bisa lolos. Jika disalah satu provinsi saja tidak lolos, maka itu tidak bisa diloloskan," tambah Jeirry. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya