Berita

puan maharani/ist

Politik

Puan Maharani Ogah Jadi Pembantu SBY

SENIN, 31 DESEMBER 2012 | 16:49 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Puan Maharani tak tergoda rayuan Partai Demokrat. Sulung Megawati Soekarnoputri itu menolak mentah-mentah tawaran jadi Menteri Negara Pemuda dan Olahraga menggantikan Andi Alfian Mallarangeng.

"Saya tidak merasa apakah itu menyanjung atau tidak. Tetapi PDIP sejauh ini konsisten di luar pemerintahan," ujar Puan di sela-sela acara peluncuran buku dan HUT ke-70 ayahandanya, Taufiq Kiemas di Balai Kartini, Jakarta, Senin (31/12).

Sedari dulu, kata dia, PDIP diajak masuk kabinet bahkan dengan tawaran kursi menteri lebih dari satu. Namun PDIP menolaknya dan tetap memilih untuk konsisten berada di barisan oposisi.


"Dari awal saja kami ditawarkan masuk ke kabinet tidak menerima, jadi kalau hanya satu kursi (Menpora) yang ditawarkan ke PDI-P ya pasti tidak usah dijawab, sudah tahu jawabannya," jawab ketua Fraksi PDIP DPR RI itu.

Isu Puan akan masuk kabinet makin kencang setelah Ketua Fraksi Partai Demorkat Nurhayati Ali Assegaf menyebut Puan cocok jadi Menpora. Selain cerdas dan santun, Puan kata Nurhayati, mumpuni sehingga cocok jadi Menpora.

Menurut Puan, boleh-boleh saja Nurhayati atau kader Demokrat lainnya menjagokan dirinya jadi pengganti Andi Mallarangeng. Tapi, urusan menteri adalah hak prerogatif SBY.

"Kalau kemudian pihak-pihak menyebut nama, itu boleh-boleh saja. Tetapi itu hak prerogatif presiden perlu kita hormati," demikian Puan. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya