Berita

presiden sby/ist

KONFLIK INTERNAL DEMOKRAT

SBY Disarankan Minta Maaf dengan Berziarah ke Makam Gus Dur

MINGGU, 30 DESEMBER 2012 | 15:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Dewan Pembina (Wanbin) Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disarakan meminta maaf kepada PresidenAbdurrahman Wahid alias Gus Dur.

"Bila perlu minta maafnya dengan berziarah ke makan almarhum Gus Dur," ujar Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie Massardi, dalam acara diskusi dengan tema "Membedah Demokratisasi dan Pemberantasan Korupsi di Indonesia" di Bumbu Desa, Cikini, Jakarta, Minggu (30/12).

Hal ini disampaikan Adhie menjawab peranyaan wartawan berkaitan dengan eskalasi perseteruan antara Ketua Umum PD Anas Ubaningrum dan SBY yang semakin runcing. Juru bicara Gus Dur ini menjelaskan, tidak tertutup kemungkinan, Anas akan menggeser otoritas SBY dari partai pemenang pemilu 2014 itu. Kemelut di Demokrat terjadi karena SBY kualat pada Gus Dur.


"Kan kita tahu, SBY dulu yang membekingi gerakan Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB) dalam menggusur Gus Dur dari PKB. Jadi kalau sekarang dia dilawan Anas, ya bagian dari kualat pada Gus Dir," tambah Adhie, sambil menyarankan agar nasib SBY di partai tidak lebih buruk dari Gus Dur, sebaiknya SBY segera ziarah.

"Siapa tahu dengan demikian akan dibukakan jalan yang lebih baik bagi SBY," pungkasnya. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya