Berita

dewi motik/rmol

Dewi Motik Jenguk Miranda Goeltom di Rutan KPK

JUMAT, 28 DESEMBER 2012 | 10:34 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dengan mengenakan kerudung putih dan baju hitam motif putih, Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Dewi Motik menjenguk mantan Deputi Gubernur Senior Miranda Swaray Goeltom, yang kini menjadi terdakwa dalam kasus cek pelawat, di Rumah Tahanan KPK.

"Miranda Goeltom sahabat saya sejak taman kanak-kanak. Mau nengok sahabat karib saya dari jaman kanak-kanak sampai jadi nenek-nenek dua-duanya," ujar Dewi di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta (Jumat, 28/12).

Dewi mengaku sangat kangen kepada Miranda. Dewi terakhir melihat Miranda di stasiun televisi waktu melaksanakan misa kebaktian Natal di KPK.


"Belum tau keadaanya, nanti mau lihat masuk ke dalam. Kalau di televisi keren aja kan pake baju merah pas natal. Seger aja dia. Imannya kuat dia, Alhamdullilah," ungkapnya.

Sebagai sama-sama kutu buku, hari ini Dewi membawa sebuah buku untuk Miranda.

"Kita selalu sejak kecil tukar-tukaran buku. Perpustakaannya dulu di Bapenas, dulu perpustakaan anak Menteng," ungkap Motik. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya