Berita

Politik

Korupsi Sistematis, Pencegahannya Juga Harus Sistematis

KAMIS, 27 DESEMBER 2012 | 18:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Korupsi di Indonesia tidak terjadi akibat ulah seorang pelaku saja. Namun, uang negara dicuri dengan terorganisir dan sistematis.

Begitu disampaikan Wakil Ketua KPK Busyro Muqaddas dalam acara jumpa pers akhir tahun kinerja KPK 2012 di gedung KPK, Jakarta, Kamis (27/12).

Korupsi terjadi, kata Busyro, masih didominasi di lembaga-lembaga negara seperti, DPR, DPRD, kepala daerah, birokrat, dan politisi. Sedangkan anggaran yang dicuri mencakup anggaran di Kementerian, BUMN, BUMD, dan lain-lain.


Korupsi para pemangku jabatan ini, ujar Busyro, semakin kuat jika pencegahan korupsi tidak dilakukan dengan tidak sistematis. Maka setidaknya, KPK sudah berupaya melakukan peningkatan sistem integritas dengan baik dengan sejumlah instansi negara sumber korupsi tersebut.

"Sekarang sangat intensif melakukan kerja sama dengan lemnaga-lembaga negara untuk menguatkan istem integritas guna meminimalisir kasus korupsi di beberapa lembaga negara," demikian wakil ketua KPK bidang Pencegahan itu. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya