Berita

Selama Dua Jam Besuk, Miranda Dikunjungi 47 Orang di Hari Natal Ini

SELASA, 25 DESEMBER 2012 | 12:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Seperti biasa, Komisi Pemberantasan Korupsi membuka jadwal kunjungan rutin untuk para tahanan pada Senin hingga Kamis mulai pukul 10.00 sampai dengan 12.00 WIB.

Tak terkecuali hari ini, bertepatan dengan Hari Natal. Para kerabat pun memanfaatkan hari istimewa ini untuk menjenguk keluarga mereka yang sedang mendekam dalam rumah tahanan KPK.

Dari data daftar pengunjung sepanjang waktu dua jam besuk itu, terpidana kasus cek pelawat Miranda Swaray Goeltom dikunjungi 47 orang saudaranya, termasuk suaminya, Oloan P. Siahaan.


Pantauan Rakyat Merdeka Online ada dua orang lagi yang ingin menjenguk Miranda. Tapi jam kunjung sudah habis. Sehungga kedua orang itupun tidak diperbolehkan masuk. "Jam kunjungnya sudah habis Bu. Besok saja," ujar petugas keamanan KPK, Julian Agusta.

Sementara terpidana kasus suap pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Gondo Sudjono dikunjungi sekitar belasan orang. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya