Berita

RIEKE DIAH PITALOKA DAN TETEN MASDUKI/RMOL

Nusantara

Pasangan Paten Dihadiahi Wayang Golek 1939

SABTU, 22 DESEMBER 2012 | 23:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua Pelaksana Gerakan  Ekayastra Unmada (semangat satu bangsa), Putut Prabantoro menyerahkan Wayang Golek tokoh Cepot yang dibuat Yaya Kuncara pada tahun 1939 lalu, kepada pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Rieke Pitaloka-Teten Masduki.

"Ini sebagai simbol kami menitipkan budaya Sunda dan penghormatan wanita kepada teh Rieke dan kang Teten," ujar Putut yang didampingi KH Maman Imanulhaq di Keputren Putridalem Jatitujuh. Majalengka, Jawa Barat, Sabtu (22/12).

Sementara dalam kesempatan itu juga, KH.Maman mengatakan bahwa acara tersebut bukanlah kampanye pasangan yang diusung PDI Perjuangn itu. Pasalnya, pada acara tersebut pihaknya yang mengundang pasangan nomor urut lima tersebut.


"Saya bertanggung jawab, acara ini saya yang mengundang, bukan mereka yang mengundang," tuturnya.

Dalam kesempatan itu juga, Rieke yang datang telat karena mengaku terjebak macet mengatakan, dirinya dan Teten berjanji akan memperhatikan dan melestarikan budaya Sunda. Anggota DPR ini juga berjanji akan memperhatikan nasib perempuan termasuk TKW.

"Nanti warga miskin, akan gratis pendidikannya dan untuk TKI akan ada pelatihan dan pembekalan, ada kartunya," pungkasnya.

Acara ini diisi dengan Pementasan Wayang Golek dengan lakon Main Dadu, Dzikir Cinta Kyai Maman, Orasi Kebangsaan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki, Tari Topeng, Sintren dan Wayang Golek Ki Suhadi. [wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya