Berita

ILUSTRASI DEMO APARAT DESA/IST

Wakil Ketua DPD: Dengan Segala Penghormatan, Tidak Semua Aparat Desa Bisa Jadi PNS

JUMAT, 21 DESEMBER 2012 | 20:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Desakan aparat desa untuk menjadikan mereka sebagai pegawai negeri sipil (PNS) harus dihitung ulang. Pasalnya, tidak boleh satu kebijakan dibuat hanya karena desakan kaum tertentu.

"Menurut saya, aparat desa itu sebetulnya unit pemerintah dalam civil sciety. Aparat desa adalah komunitas yang secara sukarela menanamkan nilai budaya yang dianut di daerah tertentu dan lepas dari kepentingan imbalan," ujar Wakil Ketua DPD La Ode Ida di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (21/12).

Selanjutnya menurut La Ode, kalau semua perangkat desa menjadi PNS maka hal itu tidak akan terjangkau uang negara.


"Saya kira banyak hal perlu dirasionalkan, kebutuhan negara bukan untuk membiayai orang, tapi berinvestasi untuk kepentingan kehidupan rakyat. Saya kira, kita akan dapat tambahan pendapatan, bukan gaji rutin, tapi kretifitas yang dia bangun di desa. Itu sebetulnya," tutur Laode lagi.

"Dengan segala penghormatan saya terhadap aparat desa, tidak semua aparat desa diakomodasi jadi PNS, di UU 32/2004 Sekdes saja yang diangkat. Itu pun sampai sekarang belum semua desa punya Sekdes yang jadi PNS," tambahnya. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya