denny ja/ist
denny ja/ist
Sebersih apapun dan sekuat apapun komitmen seorang tokoh terhadap prinsip demokrasi dan pelayanan publik, namun setelah berada di tengah arena dan menjadi salah seorang pemain, ia akan mengidap penyakit yang sama dengan para pendahulunya.
Di mata pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA, politik praktis di Indonesia saat ini telah berubah fungsi menjadi pabrik KKN. Sehingga siapapun yang masuk seolah dibentuk oleh pabrik itu untuk keluar menjadi politisi yang KKN.
"Uang begitu dominan menjadi syarat politisi berengaruh. Semua tergerak secara cepat ingin mengumpulkan uang," ujarnya dalam perbincangan jarak jauh dengan Rakyat Merdeka Online.
"Mereka yang sebelum masuk politik punya rekor tinggi untuk good governance atau democracy pun dilahap pabrik KKN yang bernama politik praktis Indonesia," sambungnya.
Denny JA ikut prihatin pada kasus yang menimpa Andi Mallarangeng. Di hari ketika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan pencegahan Andi Mallarangeng berpergian ke luar negeri, Denny JA menulis beberapa hal mengenai kejadian itu di akun twitternya, @DennyJA_World.
"Andi Mallarangeng yang dulu dikenal berkomitmen kuat pada good governance kini menjadi tersangka korupsi. Apa yang salah?"
"Ironi, SBY harus menon-aktifkan Andi Mallarangeng sebagai menteri, tokoh yang dulu menjadi juru bicaranya. Apa yg salah?"
"Tragedi, Andi Mallarangeng penganjur good governance justru menjadi menteri aktif pertama dalam sejarah yang menjadi tersangka korupsi."
"Ironi, Andi Mallarangeng yang dulu digadang SBY menjadi ketum Demokrat kini akan dipecat dari Demokrat. Apa yg salah?" tulisnya kemarin (Jumat, 7/12) sebelum Andi Mallarangeng mengundurkan diri.
Setelah Andi Mallarangeng mengundurkan diri, Denny JA kembali menulis dalam akun twiternya. Kali ini, ia mengatakan, Andi bisa bangkit kembali bila terbukti tidak bersalah.
"Apakah Andi Mallarangeng bisa bangkit kembali? Tersangka KPK. Mundur dari menteri dan Demokrat? Bisa jika terbukti tak bersalah," demikian Denny JA.
Dia berharap, semua stake holders politik di Indonesia dapat memetik pelajaran berharga dari kasus yang menimpa Andi Mallarangeng dan bersama-sama mengubah dan memperbaiki praktik politik di Indonesia. [zul]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 12:34
Rabu, 08 April 2026 | 05:43
UPDATE
Minggu, 12 April 2026 | 14:01
Minggu, 12 April 2026 | 13:52
Minggu, 12 April 2026 | 13:40
Minggu, 12 April 2026 | 13:34
Minggu, 12 April 2026 | 13:11
Minggu, 12 April 2026 | 13:08
Minggu, 12 April 2026 | 12:26
Minggu, 12 April 2026 | 12:23
Minggu, 12 April 2026 | 12:15
Minggu, 12 April 2026 | 12:01