Berita

ilustrasi/ist

Kalau Faisal-Biem Menang, akan Muncul Gerakan Rakyat Melawan Parpol

JUMAT, 18 MEI 2012 | 21:38 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ekonom Faisal Basri ngotot maju pada Pilgub DKI Jakarta dari jalur independent karena ingin melawan oligarki politik yang dipraktekkan oleh partai-partai politik. Bukan semata karena ambisi pribadi yang haus kekuasaan.

"Saya ingin melawan oligarki politik di negara ini. Kalau menang, akan muncul gerakan rakyat melawan parpol yang semakin hari semakin tidak jelas perannya," kata Faisal dalam diskusi bertajuk Uji Kompetensi DKI-1 di salah satu stasiun TV swasata (Jumat, 18/5).

Faisal mengaku sempat menjalin komunikasi dan penjajakan dengan parpol. Tapi perilaku "gila" parpol lagi-lagi membuatnya mengurungkan niat  maju dari parpol dan  memutuskan menggunakan jalur independent.


"Saya sudah mencoba ke partai, perilakunya mengerikan. Ada ketua umum parpol yang mengatakan: kamu sudah terlambat, saya sudah deal dengan calon lain, jauh-jauh hari. Kalapun dealnya gagal kami akan lelang, siapa yang tinggi akan kita berikan," kata Faisal.

"Ini benar-benar sudah gila," imbuh dia. [arp]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya