Berita

mindo rosalina manulang/ist

Rosa Ceria, Segera Jalani Pemeriksaan Korupsi UNJ

SABTU, 24 MARET 2012 | 15:25 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memastikan saat ini Mindo Rosalina Manullang berada dalam kondisi yang baik. Rosa pun akan menjalani sejumlah pemeriksaan.

"Terakhir ketemu minggu lalu (Rosa) ceria," kata Penanggung Jawab Bidang Bantuan, Kompensasi, dan Restitusi LPSK, Lili Pintauli kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Sabtu, 24/3).

Lili menambahkan, selama ini pihaknya berusaha menumbuhkan semangat Rosa. Bantuan medis dan psikologis terhadap Rosa selama ini dilakukan oleh dokter dan psikolog yang kompeten. Sejumlah buku religi dan spiritual pun disediakan untuk Rosa sebagai salah satu upaya untuk membangunkan semangat Rosa.


Dijelaskan Lili, Rosa saat ini tengah mempersiapkan diri untuk menjalani pemeriksaan. Salah satunya, terkait dugaan korupsi proyek pengadaan alat laboratorium dan peralatan penunjang pendidikan di Universitas Negeri Jakarta pada 2010 yang tengah digarap Kejaksaan Agung.

"Minggu awal April besok menjalani pemeriksaan Kejaksaan Agung," imbuh Lili yang baru pulang menemui korban di Sodong, Mesuji.

Dalam kasus korupsi UNJ, Kejaksaan Agung sudah menetapkan dua tersangka, Pejabat Pembuat Komitmen yang juga Pembantu Rektor Bidang III, Fakhrudin, dan Ketua Panitia Lelang yang juga dosen Fakultas Teknik, Tri Mulyono. Keduanya disangka melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi. Proyek berbiaya Rp 17 miliar itu dimenangkan oleh PT Marell Mandiri. Namun,  pengerjaannya dilakukan oleh PT Anugrah Nusantara, anak perusahaan Grup Permai yang dimiliki M Nazaruddin. Proyek ini diduga telah di-mark-up dan sebagian barang tidak sesuai spesifikasi. Akibatnya terjadi kerugian negara sebesar Rp 5 miliar.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya