Berita

Olga-Lidya-Nadine-Chandrawinata-Ratna-Listy-Okkie-Agustina

Blitz

Pemda DKI Diminta Stop Ngegombal...!

Jakarta lumpuh saat hujan bikin artis gregetan
MINGGU, 20 MARET 2011 | 07:14 WIB

RMOL. Cuma beberapa jam saja diguyur hujan, Jakarta langsung macet dan banjir. Banyak mobil mogok. Drainase yang buruk serta lambannya usaha Pemprov DKI menyelesaikan banjir, dianggap jadi biang kerok kemacetan. Selebriti minta Gubernur Fauzi Bowo berbenah. Bukan cuma janji atau ngegombal.

Olga Lidya, Pajak Mobil Naik Infrastruktur Buruk

Presenter Olga Lidya kesal bukan kepalang menyikapi kemacetan di Jakarta. Ia minta Pemprov DKI Jakarta tak lagi ngegombal dengan janji-janji menyelesaikan macet dan banjir. Tapi faktanya nol.


“Yang paling penting, menjalankan sesuatu secara komprehensif, jangan cuma ide. Seperti busway itu bagus. Tapi kenyataanya bisnya sedikit. Fasilitasnya nggak mendukung. Ini justru malah menambah masalah dan menambah kemacetan,” tutur Olga kepada Rakyat Merdeka.

Olga juga mengkritik pemerintah yang terus menaikkan pajak kendaraan, tapi infrastruktur jalan raya tak kunjung ada perbaikan.

Kata Olga, seharusnya pemerintah lebih mementingkan transportasi, dibanding sibuk membangun gedung bertingkat dan pusat perbelanjaan.

“Pajak kendaraan itu untuk apa? Harusnya pajak itu digunakan untuk memperbaiki kualitas kendaraan umum dan memperbaiki infrastruktur. Bukan malah dialihkan untuk belanja pegawai atau untuk hal yang lain,” curhat presenter kelahiran Jakarta, 4 Desember 1976 ini.

Olga juga mengingatkan pemerintah agar menggunakan uang pajak rakyat untuk kepentingan umum.

“Kalau sarana umum semuanya udah bagus, boleh deh uang pajak itu digunakan untuk alokasi yang lain. Sekarang jalan yang ada masih berantakan. Harusnya pajak yang demikian tinggi bisa mengatasi carut marut infrastruktur Jakarta,” pungkas Olga geregetan.

Nadine Chandrawinata, Perbaiki Drainase Dong

Putri Indonesia 2005 Nadine Chandrawinata tak heran melihat Jakarta lumpuh sehabis diguyur hujan lebat.

“Adanya perubahan cuaca ekstrem, ditambah pengelolaan kota yang tidak optimal, maka risikonya ya banjir, ya macet,” kata Nadine kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Pemain film Mati Suri ini minta Pemerintah DKI Jakarta segera melakukan langkah perbaikan untuk mengatasi masalah banjir dan kemacetan.

“Harus segera dilakukan tindakan nyata. Membersihkan drainase di jalan dan menegakkan peraturan dengan tegas agar orang tak membuang sampah sembarangan,” papar cewek berusia 26 tahun itu.

Menurut perempuan kelahiran Hannover, Jerman ini, untuk mengantisipasi situasi kelumpuhan diperlukan kesadaran semua pihak.

“Pemerintah DKI Jakarta harus membersihkan drainase. Kita juga jangan membuang sampah sembarangan,” imbau Nadine.

Ratna Listy, Macet Karena Ulah Koruptor

Presenter Ratna Listy mengatakan, banjir dan macet yang terjadi di Jakarta karena salah urus. Menurut Ratna, ada oknum tertentu yang tidak amanah melaksanakan tugasnya.

“Kalau tidak dikorupsi jalan pasti awet. Tidak dikurangi komposisi bahan-bahannya pasti bisa kuat. Tapi kan ini nggak, jalannya masih baru, eh baru kena banjir sekali udah bolong lagi. Berarti pembangunannya kurang ideal. Ada pihak yang mengeruk keuntungan,” ujar Ratna menyoal banjir dan kemacetan di Jakarta.

Presenter Bedah Rumah ini menilai, kemacetan juga terjadi karena ledakan penduduk di Jakarta. Keluarga Berencana (KB) diharapkan bisa jadi solusi.

“Solusi apapun mengatasi kemacetan, selama penduduknya terus bertambah sementara jalan nggak nambah, pasti akan macet. Karena itu saya setuju program KB digalakan lagi,” tukas Artis kelahiran Madiun, 2 Agustus 1973 ini.

Ratna pesimis program yang dibuat Pemda DKI seperti busway, three in one dan monorail bisa mengatasi kemacetan.

“Program kemacetan yang dibuat kalau nggak dijalankan percuma. Kuncinya pemerintah harus meredam jumlah penduduk,” tutupnya.

Okkie Agustina, Mobil Nambah, Jalan Kian Sempit

Okkie Agustina memang bukan warga Jakarta. Tapi soal banjir dan kemacetan, bekas Istri Vokalis Ungu ini sangat prihatin. Dia sendiri sering terjebak kemacetan saat datang hujan.

“Aku pernah hanya jarak beberapa kilo, sampai ditempuh dua jam. Aku juga nggak ngerti kenapa macet. Kesel bener,” kata Okkie menyoal kemacetan dan banjir di Jakarta.

Okkie melihat, kemacetan saat hujan lebat di Jakarta karena kondisi jalan yang buruk. Kondisi itu diperparah dengan kurangnya pepohonan dan drainase yang buruk

“Volume kendaraan makin banyak, jalan makin sempit. Belum lagi banjir, kalau hujan ya udah pasti macet,” ujar Okkie.

Soal pohon tumbang, Okkie memaklumi itu karena faktor alam. Tapi kalau soal banjir, ia menyalahkan Pemerintah DKI yang kurang peduli terhadap daerah resapan air di Jakarta.

“Kalau nggak ada perbaikan, susah. Pasti begini terus, pemerintah harus tanggap,” pungkas Okkie.   [RM]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya