Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Liga 1 Dihentikan Sementara, PSSI Abaikan Kesepakatan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/agus-dwi-1'>AGUS DWI</a>
LAPORAN: AGUS DWI
  • Senin, 01 April 2024, 14:53 WIB
Liga 1 Dihentikan Sementara, PSSI Abaikan Kesepakatan
Ilustrasi Liga 1 Indonesia/Net
rmol news logo Keputusan PSSI untuk menghentikan sementara kompetisi Liga 1 2023-2024 dengan alasan mendukung perjuangan Tim Indonesia U-23 di ajang Piala Asia U-23 di Qatar mendapat kritikan tajam. Pasalnya, penghentian sementara kompetisi akan membuat beban klub menjadi bertambah besar.

Bahkan tidak mungkin akan terjadi masalah baru antara pemain dengan klub yang mengontrak mereka.

Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) merasa putusan PSSI itu sangat mendadak dan mengakibatkan perubahan jadwal kompetisi yang sangat signifikan. menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia belum dikelola dengan terstruktur dan inkonsisten.

"Kami telah mengirimkan surat kepada PSSI perihal penundaan jadwal lanjutan kompetisi Liga 1. Kepentingan Tim Nasional memang di atas segalanya, namun jangan sampai mengabaikan tatanan yang telah disepakati sebelumnya dan menimbulkan efek domino ke depannya," kata CEO APPI, M. Hardika Aji, dalam keterangannya, Senin (1/4).

Salah satu efek domino yang akan menimbulkan masalah adalah pembengkakan biaya klub karena terkait kontrak pemain. Di mana mayoritas pemain di klub-klub Liga 1 punya kontrak sampai April dan Mei. Akibat jadwal kompetisi yang molor dari jadwal, maka klub harus menambah pengeluaran untuk menggaji pemain.

"Kepentingan negara melalui Tim Nasional memang harus menjadi prioritas utama, namun tentunya hal tersebut dapat dijalankan tanpa melanggar hal-hal lainnya yang telah disepakati sebelumnya, yang dapat menimbulkan kerugian bagi banyak pihak, termasuk para pesepakbola dan klub," ucap Hardika.

"APPI sebagai wadah dari pesepakbola profesional Indonesia, akan menjaga dan melindungi hak-hak dari para pemain atas kontrak yang telah disepakati antara pemain dan klub," tandasnya.

Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah meminta PSSI untuk menghapus aturan wajib memainkan pemain U-23. Tujuannya agar klub yang pemainnya dibawa ke Piala Asia U-23 tidak kekurangan stok.

PSSI pun kemudian mengabulkan permintaan itu. Namun demikian, PSSI justru menghentikan kompetisi sementara waktu. Artinya, penghapusan aturan wajib memainkan pemain U-23 sudah tak ada artinya lagi.

Dalam surat bernomor 1367/UDN/815/III-2024, yang memuat keputusan rapat darurat Exco PSSI, disebutkan untuk menunda sementara kompetisi Liga 1 2023-2024 karena Tim Indonesia U-23 akan tampil di ajang Piala Asia U-23 2024 di Qatar. Turnamen ini mulai bergulir 15 April hingga 3 Mei 2024. rmol news logo article
EDITOR: AGUS DWI

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA