Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Selasa, 03 November 2026, 14:10 WIB
Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla
Direktur Utama Agrinas Palma, Mohammad Abdul Ghani, dan Kepala BNPB, Letjen TNI Kristomei Sianturi, dalam pertemuan yang berlangsung hangat di kantor BNPB, Jakarta, Senin 2 November 2026 (Foto: Istimewa)
Kecil Besar
rmol news logo Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sering kali bermula dari percikan kecil yang diabaikan. Kesadaran krusial inilah yang mendorong PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) mengambil langkah proaktif dengan memperkuat kolaborasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kesiapsiagaan lintas sektor ini dibahas secara mendalam oleh Direktur Utama Agrinas Palma, Mohammad Abdul Ghani, dan Kepala BNPB, Letjen TNI Kristomei Sianturi, dalam pertemuan yang berlangsung hangat di kantor BNPB, Jakarta, Senin 2 November 2026. 

Dalam suasana akrab tersebut, kedua pimpinan mematangkan empat fokus utama: pemantauan kondisi lahan secara berkala, pertukaran informasi yang cepat, peningkatan kesiapan personel, serta koordinasi respons terpadu saat indikasi kebakaran ditemukan. Tujuannya jelas dan strategis, memastikan setiap potensi titik api dapat dikenali dan dipadamkan sebelum membesar.

Bagi Agrinas Palma, isu karhutla jauh melampaui urusan teknis semata. Sebagai BUMN yang memikul mandat mengelola perkebunan negara, perusahaan berkomitmen menghadirkan aset yang produktif dan bernilai tambah. Visi besarnya adalah menjadi pemain global yang terkemuka, ramah lingkungan, serta ramah sosial, demi menopang swasembada pangan dan energi nasional.

Ghani menegaskan bahwa kesuksesan pengelolaan perkebunan tidak hanya diukur dari angka produksi, tetapi juga konsistensi dalam menjaga kelestarian lahan dan menekan risiko operasional.

“Peningkatan produktivitas harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan, keselamatan pekerja, dan penguatan pencegahan karhutla. Kami ingin memastikan tanggung jawab tersebut menjadi perhatian bersama di seluruh wilayah operasional perusahaan,” ujarnya.

Di tingkat operasional, Agrinas Palma terus mengasah kewaspadaan dengan memetakan area rawan, menyiagakan personel, serta melengkapi sarana pendukung. Pemahaman pekerja, sebagai pihak yang paling dekat dengan lahan, mengenai risiko karhutla dan urgensi pelaporan dini menjadi salah satu prioritas utama penguatan.

Prinsip kerja yang dipegang teguh di lapangan sangat terukur: informasi potensi kebakaran wajib langsung ditindaklanjuti dengan verifikasi faktual, pelaporan transparan, dan eksekusi respons yang cepat.

“Potensi kebakaran harus diantisipasi sedini mungkin sehingga keselamatan masyarakat dan pekerja, kelestarian lingkungan, serta keberlangsungan operasional dapat terlindungi,” kata Ghani.

Komitmen tersebut terlihat secara langsung saat jajaran Agrinas Palma meninjau command centre BNPB. Di ruang kendali mutakhir ini, integrasi data dan teknologi dimanfaatkan secara optimal untuk memantau ancaman secara real-time, mendukung pengambilan keputusan yang cepat, serta memperkuat koordinasi penanganan di lapangan.

Menanggapi langkah strategis ini, Kristomei menilai bahwa mitigasi karhutla menuntut keterlibatan aktif dari berbagai elemen bangsa.

“Pencegahan karhutla membutuhkan sinergi yang erat antara pemerintah, BUMN pengelola perkebunan, dan masyarakat. Agrinas Palma memiliki peran penting dalam memastikan kesiapsiagaan di wilayah yang dikelolanya,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya menjembatani informasi pemantauan agar langsung berbuah tindakan nyata di lapangan sesuai skala prioritas.

Langkah kolaboratif ini sekaligus mempertegas bahwa pencegahan karhutla merupakan bagian integral dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). 

Melalui manajemen risiko yang profesional, akuntabel, dan bertanggung jawab, produktivitas kebun dan aset negara dapat terjaga, sementara manfaat ekonominya terus dirasakan oleh masyarakat luas.

Ikhtiar ini pun selaras dengan misi besar perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan dan kemandirian energi nasional melalui pengelolaan kebun kelapa sawit, hilirisasi industri, hingga pembangunan ekosistem bioenergi. Seluruh pencapaian tersebut hanya dapat berkelanjutan jika lahan sebagai fondasi utama produksi terlindungi secara ketat dari ancaman api.

Ke depan, Agrinas Palma berkomitmen untuk terus merapatkan barisan, baik secara internal maupun lewat koordinasi erat bersama BNPB dan para pemangku kepentingan. 

Di tengah ancaman karhutla yang kerap membayangi setiap musim kemarau, sinergi ini menjadi simbol nyata ikhtiar menghadirkan perkebunan sawit negara yang produktif, aman, serta selaras dengan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar. rmol news logo article


Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: RENI ERINA
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA