Klarifikasi ini disampaikan menyusul ramainya pencantuman nama dan logo Danantara Indonesia dalam acara tersebut yang beredar di media sosial.
Danantara menegaskan, keikutsertaannya dalam kegiatan yang digelar majalah TIME tersebut tidak disertai kontribusi finansial maupun keterikatan kontrak sponsorship dengan pihak penyelenggara.
"Danantara Indonesia tidak memberikan dana sponsorship untuk kegiatan TIME100 Next dan tidak memiliki keterikatan kontrak sponsorship dengan penyelenggara," demikian pernyataan Tim Komunikasi Danantara Indonesia di Jakarta, Sabtu 31 Oktober 2026.
Danantara menjelaskan bahwa pencantuman logo merupakan bagian dari dukungan non-finansial (in-kind) yang diterima Danantara, dengan manfaat berupa eksposur internasional serta kesempatan menjadi pembicara (speakership) dalam sejumlah forum internasional yang diselenggarakan oleh TIME.
Lembaga tersebut juga memastikan setiap bentuk keterlibatan dalam forum internasional tetap berlandaskan kepentingan nasional, prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG), serta akuntabilitas.
"Danantara memperluas jejaring strategis dan memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem investasi global, dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola yang baik dan akuntabilitas," lanjut Tim Komunikasi Danantara Indonesia.
Sebagai informasi, TIME100 Next merupakan bagian dari rangkaian forum internasional TIME yang mengangkat berbagai isu strategis, mulai dari kepemimpinan, ekonomi, teknologi, kesehatan, hingga keberlanjutan.
Sebelumnya, ramai di media sosial Thread yang menduga Danantara merogoh kocek miliaran rupiah sebagai sponsor acara tersebut. Sebagian warganet menyayangkan sikap Danantara yang terkesan menghambur-hamburkan uang. Namun demikian, badan pengelola investasi itu membantah adanya kontrak finansial dari penyelenggaraan ajang internasional itu.
BERITA TERKAIT: