Kekhawatiran investor terhadap keamanan aset digital semakin meningkat setelah muncul laporan pencurian dana dalam jumlah besar dari platform perdagangan kripto tersebut.
Dikutip dari
CoinMarketCap, Sabtu 31 Oktober 2026, Bitcoin turun 1,50 persen menjadi 77.110 Dolar AS dalam 24 jam terakhir. Penurunan ini membuat aset digital utama tersebut berkinerja lebih buruk dibandingkan pasar kripto secara keseluruhan. Pada perdagangan sebelumnya, harganya bahkan sempat menyentuh 76.400 Dolar AS, level terendah dalam lima minggu.
Laporan peretasan Binance pada 30 Oktober menyebutkan sekitar 6,3 miliar Dolar AS dana dicuri. Jika angka tersebut terkonfirmasi, insiden ini akan menjadi salah satu kasus pencurian terbesar dalam sejarah industri kripto dan berpotensi semakin menggerus kepercayaan investor.
Tekanan jual semakin besar setelah penurunan harga memicu likuidasi posisi perdagangan berjangka. Lebih dari 1,5 miliar Dolar AS posisi kripto dilaporkan terlikuidasi dalam 24 jam, dengan sekitar 86 persen di antaranya merupakan posisi beli (long position). Khusus Bitcoin, nilai likuidasi mendekati 500 juta Dolar AS.
Dari sisi teknikal, Bitcoin kini diperdagangkan di bawah sejumlah rata-rata pergerakan harga jangka pendek. Level 76.600 Dolar AS menjadi area penopang penting. Jika harga terus turun menembus level tersebut, Bitcoin berpotensi bergerak menuju 73.107 Dolar AS, yang merupakan area rata-rata pergerakan 200 hari.
Sebaliknya, Bitcoin perlu kembali menembus 77.699 Dolar AS untuk membuka peluang penguatan. Level berikutnya yang menjadi perhatian pasar berada di 79.107 Dolar AS. Jika berhasil bertahan di atas level tersebut, sinyal pemulihan harga akan semakin kuat.
Perhatian investor kini tertuju pada perkembangan penarikan dana di Binance. Kelancaran proses tersebut akan menjadi salah satu ujian penting bagi platform itu untuk memulihkan kepercayaan pasar setelah insiden keamanan yang mengguncang industri kripto.
BERITA TERKAIT: