Prabowo Puji Prestasi Atlet dan Komitmen Pembinaan Sejak Dini

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Jumat, 30 Oktober 2026, 20:59 WIB
Prabowo Puji Prestasi Atlet dan Komitmen Pembinaan Sejak Dini
Presiden Prabowo Subianto memberi bonus kepada atlet berprestasi. (Foto: Dok. BPMI Setpres)
Kecil Besar
rmol news logo Presiden Prabowo Subianto meminta pembinaan atlet Indonesia diperkuat sejak usia dini untuk meningkatkan prestasi olahraga di tingkat internasional.

Prabowo menegaskan, pemerintah akan memperbaiki kualitas sekolah sekaligus menambah fasilitas olahraga di seluruh Indonesia agar potensi atlet berbakat bisa ditemukan dan dikembangkan sejak bangku sekolah.

Komitmen tersebut disampaikan Prabowo saat menyerahkan bonus kepada atlet peraih medali Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5 di Aichi-Nagoya, Jepang, Kamis, 29 Oktober 2026. Dalam kesempatan itu, Prabowo mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia. Pada Asian Games, kontingen Indonesia meraih 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

Sementara pada Asian Para Games, Indonesia membawa pulang 73 medali, dengan rincian 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu.

Meski mengapresiasi capaian tersebut, Prabowo mengingatkan agar para atlet tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, prestasi olahraga merupakan bagian penting dari kehormatan dan kekuatan sebuah bangsa.

"Olahraga adalah kehormatan bangsa, bangsa yang kuat akan mencerminkan bahwa rakyatnya kuat, rakyat yang kuat, rakyat yang semangat. Rakyat yang semangat, bangsa semangat, bangsa tidak dapat ditaklukan, kita ingin jadi bangsa yang terhormat," ujar Prabowo.

Ia pun meminta Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan. Salah satunya dengan membangun fondasi olahraga melalui peningkatan kualitas pendidikan dan penyediaan fasilitas di sekolah.

"Kita harus membina dari anak-anak SD, untuk itu sekolah-sekolah akan kita perbaiki di seluruh Indonesia. Setiap kabupaten harus ada sekolah unggulan, setiap kecamatan akan kita perbaiki sekolah-sekolah, kita akan tambah sarana olahraga di setiap sekolah," katanya.

Prabowo juga mengajak seluruh pemimpin dan pengelola olahraga bersatu merumuskan strategi untuk meningkatkan prestasi Indonesia di berbagai ajang internasional.

"Para pemimpin negara, para pengelola, mari kita bersatu, berjuang merumuskan langkah-langkah terbaik untuk bangsa kita, untuk anak-anak kita, untuk masa depan Indonesia," jelasnya.

Bonus Atlet Peraih Medali

Sebagai bentuk penghargaan, pemerintah memberikan bonus kepada atlet dan pelatih berdasarkan jenis medali serta nomor pertandingan. Untuk atlet nomor perorangan, peraih emas mendapat Rp3 miliar, perak Rp525 juta, dan perunggu Rp262,5 juta.

Pada nomor ganda, bonus masing-masing sebesar Rp2,4 miliar untuk emas, Rp420 juta untuk perak, dan Rp210 juta untuk perunggu. Sementara atlet nomor beregu memperoleh bonus Rp1,5 miliar untuk emas, Rp315 juta untuk perak, dan Rp157,5 juta untuk perunggu.

Pemerintah juga memberikan bonus kepada para pelatih. Pelatih nomor perorangan atau ganda mendapat Rp900 juta untuk emas, Rp157,5 juta untuk perak, dan Rp78,75 juta untuk perunggu.

Adapun pelatih nomor beregu memperoleh Rp1,2 miliar untuk emas, Rp210 juta untuk perak, dan Rp105 juta untuk perunggu. Untuk medali kedua dan seterusnya yang diraih atlet, bonus pelatih diberikan sebesar Rp450 juta untuk emas, Rp78,75 juta untuk perak, dan Rp39,375 juta untuk perunggu.

Prabowo menegaskan, pemberian bonus bukan sekadar hadiah, melainkan bentuk pengakuan negara atas perjuangan atlet yang membela Merah Putih.

"Sekali lagi, terima kasih atas perjuangan kalian. Terima kasih telah mengharumkan nama Indonesia. Berjuang terus, berprestasi terus. Indonesia harus jadi bangsa yang menang," pungkasnya.

Penyerahan bonus tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus organisasi olahraga, di antaranya Ketua Umum PB Esports Indonesia Muhammad Herindra, Ketua Umum FPTI Yenny Wahid, Ketua Umum PB ISSI Listyo Sigit Prabowo, Chef de Mission kontingen Indonesia di Asian Para Games Reda Manthovani, serta Ketua Umum PB PABSI Rosan Roeslani.

Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih juga hadir, termasuk Menko PMK Sugiono, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: DIKI TRIANTO
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA