Mereka menyuarakan tuntutan keadilan atas dugaan penganiayaan yang menewaskan siswa MTsN 1 Maluku Tenggara berinisial Arianto Tawakkal (14).
BEM UI menuntut proses hukum yang transparan dan tegas terhadap anggota Brimob, Bripda Mesias Siahaya, terlibat dalam kasus penganiayaan berujung pembunuhan.
Namun, sebelum massa BEM UI tiba, lebih dulu hadir sekelompok orang yang mengatasnamakan “Aliansi Mahasiswa Peduli Kepolisian”.
Mereka tampak mengenakan jas almamater beragam warna, mulai dari kuning, biru, hingga hijau.
Sejumlah spanduk dibentangkan, salah satunya bertuliskan, “Jaga kondusifitas dan persatuan, Polri sedang menjalankan proses hukum.”
Meski ada dua kelompok berbeda, penyampaian pendapat berlangsung tertib.
BERITA TERKAIT: