AKBP Didik Putra Kuncoro Tersangka Narkoba: Reformasi Polri cuma Slogan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Senin, 16 Februari 2026, 13:06 WIB
AKBP Didik Putra Kuncoro Tersangka Narkoba: Reformasi Polri cuma Slogan
AKBP Didik Putra Kuncoro. (Foto: (Tangkapan layar Youtube Polres Bima Kota)
rmol news logo Kasus peredaran narkoba yang melibatkan mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa dan mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro sangat wajar membuat masyarakat apatis.

"Reformasi Polri hanya sekadar slogan belaka," kata Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal dalam keterangannya, Senin 16 Februari 2026.

Menurut Erizal, publik meminta Presiden Prabowo Subianto mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saja sulitnya minta ampun. 

"Kalau diganti pun, bisa jadi tak akan lebih baik juga. Sudah mentok," kata Erizal.

Tapi selalu saja dikatakan masih banyak anggota Polri yang lebih baik. Itu hanya oknum. 

"Oknum kalau anggota biasa masih mendingan, ini pimpinannya. Tak disorot media, mungkin bisa lolos begitu saja," kata Erizal.

Erizal lalu menyinggung pernyataan Penasihat Kapolri Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi yang seperti setuju saja, kalau Divisi Narkoba dan Reserse di Polri dibubarkan atau diganti dengan yang baru. 

Aryanto Sutadi mengakui godaan di divisi narkoba itu besar sekali. Ia pernah di situ dan miliaran uang ada di situ. Menjadi rebutan.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA