Farah.ID
Farah.ID

Kapolri Minta Warga Yogya Yang Isoman Koordinasi Dengan Petugas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/idham-anhari-1'>IDHAM ANHARI</a>
LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Sabtu, 17 Juli 2021, 19:22 WIB
Kapolri Minta Warga Yogya Yang Isoman Koordinasi Dengan Petugas
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net
rmol news logo Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Yogyakarta, Sabtu (17/7). Banyak hal dibicarakan dalam pertemuan tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, salah satunya ialah terkait banyaknya masyarakat yang memilih melakukan isolasi mandiri atau isoman di rumah. Sigit berharap, masyarakat Yogya berkoordinasi dengan petugas ketika hendak melakukan isoman.

"Ini perlu saya ingatkan kepada masyarakat Yogya, tolong koordinasi dengan petugas PPKM Mikro yang ada di wilayahnya untuk mendapatkan asistensi, apakah tempat yang digunakan untuk isoman itu memenuhi syarat atau tidak," kata Kapolri di Yogyakarta.

Jika tak penuhi syarat sebagai tempat isoman, kata Sigit, warga disarankan untuk pergi ke shelter atau tempat isolasi mandiri terpusat yang telah disiapkan oleh pemerintah baik di tingkat Kabupaten/Kota maupun Provinsi. Karena ditempat tersebut, kata Sigit, telah disiapkan petugas kesehatan maupun makanan yang dikontrol dengan baik.  

"Kebetulan saya juga orang Yogya jadi memang kita punya semboyan mangan ora mangan sing penting kumpul, tapi kalau sakit, tempat isomannya tidak sesuai lebih baik bergeser ke tempat isoman terpusat yang sudah disiapkan," tandas Sigit.

Disamping itu, ia mengingatkan agar warga Yogyakarta memahami sekaligus mentaati kebijakan PPKM Darurat. Sigit merasakan situasi masyarakat dengan adanya pembatasan aktivitas ini, namun ia meyakinkan bahwa kebijakan tersebut diambil sebagai upaya pemerintah untuk menyelamatkan kesehatan masyarakat.   

"Ya memang ini membuat tidak nyaman bagi masyarakat, tapi semua ini dilakukan untuk menjaga agar laju pertumbuhan covid bisa kita kurangi tentunya akan berdampak kepada pemasukan. Perlu dipahami bahwa ini semua dilakukan untuk keselamatan masyarakat," tandas Sigit.

Guna membantu warga yang terdampak perekonomiannya karena kebijakan PPKM Darurat, Sigit mengatakan bahwa aparat TNI-Polri telah diperintahkan oleh Presiden Joko Widodo untuk menyalurkan paket bantuan sosial kepada masyarakat.

"Kami diperintahkan oleh bapak Presiden untuk mendistribusikan bansos, dalam bentuk beras dan paket sembako yang nanti akan saya minta seluruh Bhabinkamtibmas, seluruh para Kapolsek dan Kapolres untuk mendata para masyarakat yang terdampak untuk bisa mendapatkan bantuan," demikian Kapolri.rmol news logo article
EDITOR: IDHAM ANHARI

ARTIKEL LAINNYA