17 Maret Hari Wafat Marcus Aurelius

Marcus Aurelius/Net

SAYA mengagumi Marcus Aurelius sebagai mahapemikir yang pemikirannya tertuang di dalam mahakarya legendaris Meditations di samping sebagai seorang Kaisar Romawi yang dicintai rakyatnya serta juga jenderal perang yang tak terkalahkan oleh para musuh Roman Empire.

Kaisar Marcus Aurelius akhirnya gugur bukan di medan perang, namun di ranjang akibat perlaya dikalahkan oleh penyakit cacar hitam. Marcus Aurelius wafat pada tanggal 17 Maret 180.

Pagebluk

Menarik menyimak pendapat para sejarawan yang meyakini bahwa penyakit cacar hitam merajalela sebagai pagebluk yang menewaskan ratusan ribu warga kekaisaran Romawi akibat pembangunan infra struktur yang memungkinkan para serdadu Romawi menaklukan nyaris seluruh daratan Eropa sampai ke Inggris mau pun Mesir dan pesisir Afrika Utara.

Maka penyakit cacar-hitam yang kemudian disebut sebagai The Black Plague dibawa oleh para serdadu Romawi yang berkeliaran di segenap pelosok wilayah yang dikuasai Romawi untuk merajalela sebagai wabah yang telah
menewaskan begitu banyak manusia.

Analogi


Apabila disimak secara lebih jauh dan mendalam melalui jalur andaikatamologi maka dapat ditemukan benang merah menjalin analogi antara pagebluk cacar-hitam yang terjadi pada abad II setelah Masehi dengan pagebluk Corona yang terjadai pada abad XXI.

Andaikata para kaisar Romawi tidak mengumbar syahwat kolonialisme dan imperialisme dengan mengirim para serdadu ke segenap pelosok Eropa sampai Timur Tengah dan Afrika Utara maka para serdadu Romawi tidak membawa penyakit cacar-hitam untuk ditularkan ke seluruh warga Romawi termasuk Marcus Auerelius.

Andaikata industri pariwisata dan teknologi transport tidak memungkinkan manusia secara massal bergerak dari satu lokasi ke lokasi di planet bumi abad XXI maka virus Corona tidak bisa lincah mewabah ke segenap pelosok dunia yang tersentuh industri pariwisata yang sedang mengalami masa keemasan sejak akhir abad XX.

Fakta membuktikan bahwa kawasan pedesaan relatif tidak tersentuh industri pariwisata mancanegara pada umumnya memiliki angka morbiditas dan mortalitas relatif rendah bahkan nihil akibat angkara murka virus Corona.

Daya Adaptasi

Mujur bahwa umat manusia memiliki naluri bertahan hidup sehingga mampu lentur mengadapatasikan diri terhadap lingkungan yang niscaya berubah.

Maka dalam menghadapi ancaman angkara murka virus Corona bermunculanlah aneka ragam kreativitas mulai dari vaksinasi atau imunisasi untuk memperkuat daya tahan manusia di samping bentuk sikap dan perilaku menyesuaikan dengan perubahan suasana lingkungan mulai dari masker sampai ke jaga-jarak-sosial serta menghindari kerumunan demi keselamatan individual mau pun komunal.

Komentar


Video

Jendela Usaha • Laris Manis Saat Ramadhan Dengan Olahan Kolang Kaling

Rabu, 14 April 2021
Video

RMOL WORLD VIEW • Apa Kabar Asia Timur?

Rabu, 14 April 2021
Video

Tanya Jawab Cak Ulung • Apa Kabar Vaksin Nusantara?

Kamis, 15 April 2021

Artikel Lainnya

Larva Paling Horor
Jaya Suprana

Larva Paling Horor

16 April 2021 09:29
Revolusi Peradaban Akibat Corona
Jaya Suprana

Revolusi Peradaban Akibat Co..

14 April 2021 09:12
Taiwan Berjaya Melawan Corona
Jaya Suprana

Taiwan Berjaya Melawan Coron..

13 April 2021 09:28
Marhaban Ya Ramadhan
Jaya Suprana

Marhaban Ya Ramadhan

12 April 2021 08:28
Perang Saling Hujat Pelanggaran HAM
Jaya Suprana

Perang Saling Hujat Pelangga..

11 April 2021 09:41
Mendamba Bang Anies Turun Tangan
Jaya Suprana

Mendamba Bang Anies Turun Ta..

10 April 2021 08:51
Jangan Pandang Rendah Orang Desa
Jaya Suprana

Jangan Pandang Rendah Orang ..

09 April 2021 09:20
Bingungologi Anak-anak Bima
Jaya Suprana

Bingungologi Anak-anak Bima

08 April 2021 09:20