Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Irjen Argo: Bareskrim Telah Sidik Kasus Pembobolan Rekening BNI Dan Tetapkan 16 Tersangka

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri/RMOL

Maria Pauline Lumowa (PML) adalah salah satu dari 16 tersangka kasus pembobolan kas Bank BNI melalui Letter of Credit (L/C) fiktif senilai Rp 1,2 triliun. Dimana kasus ini telah ditangani oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

Begitu yang disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (9/7).

“Benar bahwa Polri telah menyidik kasus tersebut dengan tersangka yang berjumlah 16 orang dan 1 tersangka an. PML ini melarikan diri,” kata Argo.

Argo menyampaikan, Pauline diketahui melarikan diri sebelum Bareskrim Polri menetapkannya sebagai tersangka. Namun, kata Argo, berkat koordinasi Polri kepada Interpol kemudian meminta agar mengeluarkan red notice.

“Artinya bahwa adanya komuniaksi yang intensif antara Polri, Kemenkumham dan Kemenlu dengan otoritas negara Serbia berkaitan dengan keberadaan tersangka ini,” tandas Argo.

Argo menambahkan, setalah mencapai kesepakatan antara Indonesia dengan Serbia soal ekstradisi Pauline, akhirnya tim Bareskrim Polri dengan ketua delegasi Menteri Hukum dan HAM Yasona Laolly bertolak menuju Serbia pada 4 Juli 2020.

Di sisi lain, Argo mengatakan, kesepakatan pengembalian Pauline ini dilatar belakangi sejarah yang cukup kuat antar kedua negara. Yaitu adanya komunikasi yang baik Presiden Soekarno sebelum Serbia pecah dan masih menjadi bagian dari Yugoslavia, kemudian saat negara tersebut konflik pasukan Indonesia yang di bawah PBB banyak memberi bantuan.

“Jadi secara historikal negara Serbia ini tidak lupa dengan Indonesia, jadi dengan adanya permintaan red notice terkait keberadaan tersangka ini Serbia membantu menyerahkan ke Indonesia,” tandas Argo.

Saat ini Pauline telah ditahan di Bareskrim Polri. Argo mengatakan, sebelum Pauline dibawa masuk Indonesia segala rangkaian dalam pencegahan penularan Covid-19 telah dilakukan seperti melaksanakan rapid test dan swab test terhadap Pauline.

“Sampai dengan saat ini tersangka diberikan haknya dengan beristirahat, kemudian  jika sudah dilakukan pengecekan oleh Dokkes bahwa kondisi tersangka dalam kondisi baik akan dilakukan pemeriksaan,” pungkas Argo.

Artikel Lainnya

Minggu Depan Polda Metro Panggil Anji Dan Hadi Pranoto Soal Klaim Obat Covid

Minggu Depan Polda Metro Pangg..

Sabtu, 08 Agustus 2020
Kabareskrim Undang KPK Gelar Perkara Penetapan Tersangka Dugaan Penghapusan Red Notice

Kabareskrim Undang KPK Gelar P..

Jumat, 07 Agustus 2020
Gilang Bungkus Akhirnya Dibekuk Oleh Tim Gabungan Di Kapuas Kalteng

Gilang Bungkus Akhirnya Dibeku..

Jumat, 07 Agustus 2020
Operasi Patuh 2020, Upaya Mendisiplinkan Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

Operasi Patuh 2020, Upaya Mend..

Jumat, 07 Agustus 2020
Ini Gaya Baru Kapolda Sumut Dalam Memantau Kamtibmas

Ini Gaya Baru Kapolda Sumut Da..

Jumat, 07 Agustus 2020
Rekonstruksi Pembunuhan Berencana Terhadap Wanita Di Apartemen, Polisi Temukan Perbedaan Keterangan BAP

Rekonstruksi Pembunuhan Berenc..

Jumat, 07 Agustus 2020
Ternyata Sabu Yang Diamankan Polda Kalsel Bukan 200 Kg, Tapi 300 Kg

Ternyata Sabu Yang Diamankan P..

Jumat, 07 Agustus 2020
Dukung Gerakan Jatim Bermasker, Polres Madiun Kota Gandeng Para Pendekar

Dukung Gerakan Jatim Bermasker..

Jumat, 07 Agustus 2020
Kepolisian Negara Republik Indonesia