Kepolisian Negara Republik Indonesia
HEAD POLRI

Kasus Keraton Agung Sejagat, Polisi Telah Periksa 17 Orang Saksi

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono/RMOL

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Tengah telah mengamankan Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat pada Selasa kemarin (14/1). Sejauh ini, setidaknya sudah 17 orang saksi yang diperiksa untuk diambil keterangannya.

Hal ini disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (15/1).

“Sekitar 17 saksi sudah diperiksa. Saksi ini tentunya para tetangga yang mengetahui kegiatan Keraton Agung Sejagat,” kata Argo.

Selain itu, orang-orang yang ikut bergabung ke dalam Keraton Agung Sejagat juga turut diperiksa. Polisi, kata Argo, telah mendapatkan bukti-bukti bahwa pelaku Totok Santosa yang mengaku sebagai Raja dan Fanny sebagai Ratu telah melakukan tindak pidana penipuan dengan modus meminta uang untuk biaya seragam, kartu anggota, dan membangun kerajaan.

“Kebetulan, korban tidak hanya di Purworejo, ada juga yang dari luar Purworejo,” tandas Argo.

Saat ini, kata Argo, penyidik tengah mendalami kenapa para korban bisa sampai terpengaruh dengan iming-iming Totok Santosa. Terhadap kedua pelaku, polisi menjerat dengan pasal 14 UU No 1/1946 dan pasal 378 tentang penipuan.
EDITOR: AGUS DWI

Artikel Lainnya

Kepolisian Negara Republik Indonesia