Jalan

Kamis, 21 Februari 2019, 10:25 WIB

Foto: Net

RIBUAN kilo bentangkan jalan, menghubungkan arah pulau,  menghiasai dalam bingkai nusantara.

Ribuan kilo jalan kau torehkan
Bangun sistem bangun masa depan, berlalu lalang, jalan perlintasan anak bangsa

Jalan sebagai pencatat renungan masa dari zaman Daendels dengan segala gelut dialektika

Jalan adalah pintu masuk pembangunan namun jalan kini juga sebagai potret kekuasaan, ruang kontestasi
tinggal engkau mau artikan apa maknanya
maka tepuklah hatimu..

Walau kini ada seribu alasan untuk dicerca, namun tumbuh sejuta alasan untuk tersenyum
Kerja kerja ini mewarnai, mendongkrak, menorehkan, membangkitkan, tersentak sadar, membangun mimpi tadi malam.

Tiap musafir membutuhkan makanan, minuman, kendaraan dan untuk itu perlu "jalan"
Yakinlah kau tidak pernah berjalan sendiri ada teman sejati yang dipertemukan dalam mengiringi langkah jalan iniMengabdikan diri, dialah Indonesia, Merah Putih, Bumi Pertiwi
Kau membuka jalan kesadaran, bersafar menuju keadilan sosial [***]


Azmi Syahputra
Tag:

Kolom Komentar


loading