"Beberapa aktivis organisasi Serikat Pekerja di BUMN justru minta jumlah anggota yang hadir ditambah. Belum lagi dari kalangan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa juga minta lebih banyak menghadirkan pengurusnya," kata Ketua Umum SP PLN Jumadis Abda.
Ia menengarai tingginya minat peserta karena topik seminar yakni tarif listrik, masih menjadi isu saat ini. Apalagi beberapa waktu yang lalu terjadi kenaikan tarif listrik pada sebagian besar pelanggan daya 900 VA yang digolongkan pelanggan mampu.
"Nah, melalui seminar ini bisa terlihat akar masalah yang sebenarnya terkait biaya pokok produksi (bpp) yang pada akhirnya menjadikan listrik lebih mahal," ujar Jumadis.
Hingga kini pun panitia seminar dari BEM UI masih berusaha menghadirkan para narasumber yang diundang.
"Beberapa narasumber memang masih tentative, dan mudah-mudahan sebelum hari "H" sudah ada konfirmasi kehadirannya. Termasuk kehadiran Presiden dalam membuka dan memberikan arahan dalam seminar ini,"
Ia memastikan sudah menghubungi pihak Istana untuk meminta kehadiran Presiden Jokowi. Terutama, diharapkan janji kampanye Presiden Jokowi untuk implementasi program energi murah pemerintah Jokowi-JK dapat terealisasi sebelum Pemilu 2019.
"Mudah-mudahan Presiden bisa hadir beserta menteri terkait di bidang energi dan pengelolaan BUMN serta unsur Legislatif. Sehingga permasalahan energi dan kelistrikan bangsa ini bisa teratasi, untuk kesejahteraan rakyat. Semoga," tutupnya
.[wid]
BERITA TERKAIT: