Teguh Santosa: Kalau Santun, Ketua RT/RW Di Jakarta Pasti Bisa Diajak Berkomunikasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 07 Juni 2016, 08:58 WIB
Teguh Santosa: Kalau Santun, Ketua RT/RW Di Jakarta Pasti Bisa Diajak Berkomunikasi
teguh santosa/net
rmol news logo . Sebagai salah satu bakal calon gubernur DKI, Teguh Santosa ikut memonitor perkembangan isu di Jakarta. Khususnya terkait kebijakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang mewajibkan ketua RT/RW melaporkan Qlue tiga kali sehari.

"Seharusnya Ahok bisa menangkap ketidakpuasan RT/RW. Lalu, menjadikannya sebagai energi positif, bukan emosi. Itu (emosi), bisa memperbesar fron perlawanan terhadap Ahok," ujar Teguh  ketika menghadiri peringatan hari lahir Bung Karno yang ke-115 di Aula Ir. Soekarno, Universitas Bung Karno (UBK) di Jalan Kimia, Jakarta, Senin malam (6/6).

Selain itu, Teguh juga menyarankan Ahok untuk menerapkan pendekatan persuasif terhadap ketua RT/RW. Pasalnya, komunikasi yang kurang terjalin baik antara kedua pihak, diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya perlawanan dari pihak RT.

"Ini masalah komunikasi yang tidak baik. Ada keengganan RT/RW dipimpin karakter seperti Ahok. Kalau pakai gaya santun pasti bisa diajak komunikasi," imbau wakil Rektor Universitas Bung Karno tersebut. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA