Gubernur Jakarta Harus Bisa Atasi Dua Penyakit Ekonomi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Sabtu, 07 Mei 2016, 03:40 WIB
Gubernur Jakarta Harus Bisa Atasi Dua Penyakit Ekonomi
ilustrasi/net
rmol news logo . Jumlah masyarakat miskin di DKI Jakarta terbilang tinggi. Pada September 2015, jumlah orang miskin di DKI Jakarta mencapai 368. 670 orang.

Demikian disampaikan Direktur Riset Global Base Review (GBR) yang juga pengamat ekonomi STIE Ahmad Dahlan Jakarta, Sutia Budi, kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (Sabtu, 7/5).

Di saat yang sama, sambung Budi, pengangguran di Jakarta juga berada pada angka yang mengkhawatirkan. Jumlah pengangguran di Jakarta mencapai 8,36 persen.

"Karena itu, salah satu kriteria pemimpin baru yang dibutuhkan Jakarta adalah sosok yang piawai atasi dua penyakit ekonomi itu, yaitu kemiskinan dan pengangguran," demikian Budi. [ysa]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA