Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Ahok Tantang Ketua BPK Beberkan Harta Kekayaan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/febiyana-1'>FEBIYANA</a>
LAPORAN: FEBIYANA
  • Rabu, 13 April 2016, 13:54 WIB
Ahok Tantang Ketua BPK Beberkan Harta Kekayaan
Harry Azhar Azis
rmol news logo Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, tidak berniat mengugat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pasalnya, hasil audit investigasi auditor negara tersebut terkait pembelian lahan RS Sumber Waras oleh Pemprov tidak masuk akal.

Dia menyampaikan itu menanggapi pernyataan Ketua BPK Harry Azhar Azis.  Harry menyarankan Ahok menggugat kalau menganggap temuan BPK soal adanya penyimpangan dalam pembelian lahan itu 'ngaco'.

"Percuma, mau gugatnya gimana? Dia Tuhan Allah kok di Indonesia kok. Iya toh?" ujar Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (13/4).

Apalagi, dia mempertanyakan kredibilitas Harry. Pasalnya, nama Harry masuk dalam daftar data milik perusahaan firma hukum Mossacak Fonseca di Panama atau kerap disebut Panama Papers.

"Sekarang gimana jelasin, katanya masuk Panama list? Makanya saya tanya BPK. Yang duduk di BPK berani nggak buktiin hartanya darimana? Jadi jangan asal ngomong di Republik ini gitu lho," sergahnya.

Di dalam dokumen Panama Papers, terdapat 2.961 orang Indonesia yang berkaitan dengan sejumlah perusahaan offshore. Selain nama individu juga terdapan nama-nama perusahaan.

Adik bungsu Ahok, Fifi Lety Indra juga masuk dalam daftar Panama Papers. Ahok menilai nama adiknya masuk hal yang wajar.  [Baca: Adiknya Masuk Panama Papers, Ahok: Ya Itu Gak Heran]

"Ya itu nggak heran karena pernah kerja di perusahaan apa itu yang di luar negeri. Dia sebagai kayaknya finance apa gitu," ujar Ahok pada Jumat (8/4) lalu. [zul]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA