‎ Kesepakatan disetujui dua kubu dalam pertemuan yang difasilitasi Ketua Umum Persaudaraan Muslim Indonesia, Usamah Hisyam di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu (5/3) malam.
"Alhamdulillah, dua kubu sudah legowo menandatangani islah kesepakatan menuju Muktamar VIII PPP. Kami yakin islah disepakati semata-mata demi eksistensi PPP dan kemaslahatan umat,"‎ kata Usamah Hisyam dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Minggu (4/3).‎
Islah kesepakatan itu dihadiri dua kubu dimana kubu Suryadharma Ali dan Romahurmudzy (Romy) masing-masing diwakili Fernita Darwis dkk dan Renita Marlinawati plus Emron Pangkapi dkk. Tiga penandatangan yaitu Fernita Darwis, Renita Marlinawati, dan Usamah Hisyam, menandatangani enam butir kesepakatan. Adapun Hisyam ikut menandatangani selaku mediator/saksi.
‎Ke-6 butir kesepakatan itu yakni menyepakati terselenggaranya islah demi eksistensi PPP & kemaslahatan umat; menyepakati diterimanya SK Menkumham Muktamar ke-7 Bandung sebagai dasar hukum penyelenggaraan Muktamar ke-8 PPP; menyepakati melakukan kkomunikasi intensif dengan Bapak SDA sebagai ketua umum PPP; menyepakati terselenggaranya rapat-rapat harian pengurus harian DPP PPP.
‎Butir islah selanjutnya adalah menyepakati pembentukan panitia Muktamar ke-8 PPP baik Steering Committee (SC) maupun Organizing Committee (OC); dan sepakat mengakomodir semua pihak dalam kepanitiaan Muktamar VIII PPP, baik SC dan OC.
[dem]
BERITA TERKAIT: