Demikian disampaikan Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Dr. Giwo Rubianto Wiyogo dalam memperingati HPS setiap tanggal 21 Maret.
Jelas Giwo, Kowani sebagai federasi dari 86 organisasi wanita tingkat pusat sangat peduli terhadap permasalahan sampah, melalui bidang lingkungan hidup terus mensosialisasikan program daur ulang 3R (reduce, reuse dan recycle) dalam rangka pengelolaan daya alam berwawasan lingkungan melalui program-program pemerintah seperti Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dimulai di tahun 2010, dan Gerakan Bersih, Sehat, Ramah Lingkungan, Rapih dan Indah (BerSeRRI).
"Selain sosialisasi, Kowani ikut memonitoring tentang peraturan-peraturan serta sanksi pemerintah mengenai sampah," ujar Giwo di Jakarta, Selasa (23/2).
Menurutnya, sebagai "Ibu Bangsa" dimana kewajiban wanita Indonesia adalah berusaha menumbuhkan generasi yang lebih sadar akan kebangsaannya juga sebagai pendidik pertama dan utama dalam keluarga, sangatlah tepat peran perempuan/ibu untuk dapat mengenalkan tentang prinsip dasar dan pintu pertama mengenai kebersihan kepada kelurga terutama kepada anak karena kebersihan adalah sebagian dari iman.
Giwo menambahkan, berdasarkan sumbernya, sampah di bagi menjadi; sampah alam, sampah manusia, sampah konsumsi, sampah nuklir, sampah industri, sampah pertambangan.
"Dan ada dua tujuan pengelolaan sampah; mengubah sampah menjadi material yang memiliki nilai ekonomis; dan mengolah sampah agar menjadi material yang tidak membahayakan bagi lingkungan hidup," tukasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: