Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Ahok: Gafatar Bukan Teroris, Harus Diluruskan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/febiyana-1'>FEBIYANA</a>
LAPORAN: FEBIYANA
  • Senin, 25 Januari 2016, 13:15 WIB
Ahok: Gafatar Bukan Teroris, Harus Diluruskan
basuki tjahaja purnama/net
rmol news logo Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama tak sependapat jika Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) dianggap gerakan terorisme.

Oleh sebab itu, Ahok menghimbau masyarakat untuk tidak takut dan menjauhi warga pengungsi eks anggota Gafatar.

"Enggak ada urusan deh dengan itu (teroris) kayaknya. Saya kira mereka bukan sejenis teroris, bukan lho," kata Ahok di kantornya, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (25/1).

Karenanya ia mengimbau masyarakat untuk tidak takut apalagi menjauhi warga pengungsi eks anggota Gafatar. Ia pastikan mereka termasuk orang-orang yang cinta damai serta tidak ada unsur yang mengancam keselamatan warga.

"Mereka orang-orang cinta damai, enggak ada unsur macam-macam sebetulnya. Hanya kan soal konsep pemahaman saja kan," tambahnya.

Meski begitu, Ahok itu tak memungkiri bahwa ajaran Gafatar harus diluruskan.

"Ya kombinasilah kalau menurut saya ya. Kayak ajaran bangsanya Yahudi dulu lagi nunggu mesias. Jadi ya saya kira ya kombinasi itu mesti diluruskan saja konsep itu, bahwa messiah sudah datang," terangnya.

Menurutnya,  Majelis Ulama Indonesia (MUI) harus turun tangan memberikan pemahaman tentang teologi yang diakui di Indonesia.

"Di panti kita ada kerjasama juga dengan MUI untuk kasih pemahaman tentang teologi yang benar," bebernya.[wid]




Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA